Event‎ > ‎RDK on Activity‎ > ‎

Belajar Radio with Prambors FM

diposting pada tanggal 15 Apr 2017 05.42 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Peserta Belajar Radio with Prambors sedang asik memperhatikan Eda dan Mario
menjelaskan teknik siaran radio

Suatu hal yang yang tak dapat dipungkiri, zaman telah beralih untuk memakai teknologi yang lebih modern. Radio adalah salah satu bentuk nyata dari zaman teknologi saat ini. Modifikasi radio di Indonesia yang mulanya memasuki Negara Ibu Pertiwi ini, ialah pada tahun 1985 yang hanya menjangkau wilayah setempat, hingga saat ini jangkauan radio telah memasuki kancah internasional, dengan adanya streaming. Hal itulah yang  menyebabkan radio lebih banyak didengar serta dinikmati, sebagai teman dikala sendiri.

Ketertarikan oleh khalayak umumlah, yang menyebabkan timbul keinginan Ilham, sebagai pendiri dari Belajar Radio with Prambors FM untuk mengenalkan teknik serta prosedur penyiaran dalam bidang keradioan. Kebahagiaan yang terpancar dari wajah-wajah pengurus maupun anggota muda RDK FM periode 2016-2017, setelah resminya terjalin kerjasama antara pihak Prambors FM dan RDK FM untuk mengadakan sebuah acara yang spektakuler, dengan mengangkat sisi edukasi seputar kepenyiaran radio, dengan nama acara “Belajar Radio with Prambors FM”.

Dilakukan rapat rutin setiap minggunya, telah menunjukkan bukti kerja keras panitia-panitia  RDK FM untuk mensukseskan agenda yang amat bersejarah ini. Raudhatusshifa sebagai Station Manager RDK FM mengatakan, acara Belajar Radio with Prambors FM ini merupakan acara pertama bagi RDK FM dalam segi kerjasama dengan pihak Prambors FM dalam menjalin hubungan perihal belajar kepenyiaran radio.

“Acara Belajar Radio with Prambors FM merupakan bentuk perjalinan kerjasama antara pihak Prambors FM dan sepuluh kampus yang tersebar di Jabodetabek, dan UIN Jakarta adalah salah satu universitas yang dipilih oleh Prambors FM,” ujar Dinda Jayzah sebagai ketua pelaksana acara Belajar Radio with Prambors FM.

Detik-detik menuju Kamis, 13 April 2017, telah sibuk beberapa pihak utusan Prambors FM yang dibantu oleh RDK FM untuk mendekorasi ruangan Teater Aqib Suminto lantai dua, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta yang akan diselenggarakannya acara Belajar Radio with Prambors FM. Saat yang paling mendebarkan, ialah ketika acara Belajar Radio with Prambors FM dibuka oleh Master of Ceremony (MC) sehingga menjadikan pondasi awal terbentuknya sejarah baru di RDK FM dengan pihak Prambors FM.

Acara yang dimulai dari pukul 09.00-12.00 WIB, diisi oleh kemeriahan yang amat membekas dan memberikan warna bagi keceriaan peserta-peserta. Setelah dibuka oleh MC, acara dilanjutkan dengan pembacaan kalam ilahi, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Dakwah, selanjutnya sambutan-sambutan dari Dinda Jayzah sebagai ketua pelaksana acara Belajar Radio with Prambors FM, Raudhatusshifa sebagai Station Manager RDK FM, serta Dedi Fahrudin, M. I. Kom sebagai General Manager RDK FM.

Barulah masuk ke acara inti, yang diisi oleh pihak dari Prambors FM yaitu Mario Pratama dan Eda yang akan memandu dan memeriahkan Belajar Radio with Prambors FM. Mario dan Eda mengawali acara Belajar Radio with Prambors FM, dengan memberikan praktik senam wajah yang kemudian diikuti oleh para peserta. Selanjutnya, dilanjutkan dengan tips dan trik siaran yang benar, kemudian diakhiri dengan berpartisipasinya para peserta untuk mempraktikkan ilmu yang telah dijelaskan oleh ‘Duo Bujang’ dalam tips dan trik siaran yang benar. Lima kelompok yang terdiri dari setiap kelompoknya dua orang, diberikan waktu untuk mencoba memeraktikkan ilmu penyiaran radio yang telah disediakan oleh panitia.

Setelah setiap kelompok membawa siaran yang membuat gelak tawa akan lelucon mereka, dipilihlah satu pasangan yang paling baik dari yang terbaik. Ialah kelompok ‘Duo Mutan’ yang terdiri dari Mute dan Tanti, yang kemudian selanjutnya sesi tanya jawab dari para peserta. Mario mengungkapkan, antusiasme para peserta terbukti pada saat sesi tanya jawab yang mengajukan banyak pertanyaan, hanya saja dibatasi hanya lima penanya, maka hanya lima penanyalah yang terpilih. Padahal, Mario sangat ingin menjawab semua pertanyaan dari seluruh peserta.

Tak hanya itu saja, acara yang amat berkesan ini ditutup dengan hiburan dari “Rivan and Abdul Coffee Theory”. Antusiasme dari para peserta amat terpampang jelas dari wajah-wajah mereka. “Kami mencetak 200 tiket untuk para peserta, hanya saja 170 orang yang datang. Namun, ini tak menyurutkan antusiasme dan perhatian dari para peserta untuk Duo Bujang maupun Rivan and Abdul Coffee Theory,” ungkap Dinda. Acara yang terselenggara hingga pukul 12.00 WIB menghasilkan kesuksesan yang amat berarti untuk RDK FM kedepannya.

“Nama RDK FM pun telah mengudara di Prambors FM karena sebagai salah satu dari sepuluh kampus yang terpilih se-Jabodetabek. Hal inilah, yang dapat meningkatkan brand RDK FM,” ungkap Raudhatusshifa, sebagai Station Manager RDK FM.

(Radhinarifa Muthiah)

Comments