Event‎ > ‎RDK on Activity‎ > ‎

Evaluasi Penyiar, Tingkatkan Kualitas Siaran Anggota RDK FM

diposting pada tanggal 22 Nov 2015 09.18 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Sabtu (21/11) lalu, baru saja dilaksanakan evaluasi penyiar dari seluruh pengurus maupun anggota muda (angmud) Radio Dakwah dan Ilmu Komunikasi (RDK FM), yang berlangsung di lorong bawah Auditorium Utama Harus Nasution, pukul 11.00-1730 WIB.

 

Evaluasi penyiar ini dilakukan selain untuk menjalankan Program kerja (Proker) dari divisi Program Director (PD) yang dijabat oleh Aditya Awaludin, juga bermaksud dan bertujuan untuk memperbaiki kinerja dan kualitas teknik siaran radio yang baik dan benar agar tidak terjadi penurunan kualitas yang ada dari tiap penyiar RDK FM.

 

Dalam Evaluasi Penyiar ini, para penyiar RDK FM dilihat dan dinilai oleh penyiar yang sudah banyak memiliki pengalaman di bidangnya yaitu Muchlis Santri dan Mutiara Lestari atau yang biasa dikenal dengan sebutan Muce dan Mute (duo MuMu). Penilaian ini dilalui dengan mmelewati ennam proses tahap siaran, dimulai dari opening, pemilihan enam tema secara bebas oleh para penyiar yang telah ditentukan oleh PD, teknik pembacaan adlibs dan juga newshilight, siaran dengan menggunakan puncline dan bridging, siaran dengan metode talkshow dengan para produser program RDK FM, dan diakhiri dengan closing. Evaluasi penyiar dilakukan dengan cara para penyiar maju satu per satu, berhadapan langsung dengan Muchlis dan Mutiara juga teman-teman sesama penyiar lainnya. Para penyiar melalui enam proses tersebut secara bertahap  dengan penuh antusias dan penuh kreativitas yang dimiliki dari tiap penyiar.

 

Dari evaluasi ini, para penyiar banyak mendapat kritik dan juga saran yang membangun dari Muchlis dan Mutiara mengenai teknik siaran, cara berinteraksi pada saat talkshow, bahasa yang digunakan, kreativitas saat siaran, penggunaan bridging dan puncline, dan lain sebagainya. Hal ini bertujuan agar para penyiar RDK FM dapat langsung memperbaiki kualitas siaran mereka, sehingga para penyiar dapat mengaplikasiannya pada saat mereka siaran.

 

Dengan adanya proker evaluasi penyiar ini, diharapkan dapat terus berlanjut ditahun yang akan datang. Para penyiar pun dapat terus memperbaiki teknik siaran serta terus belajar untuk memperdalam teknik-teknik siaran menjadi lebih baik lagi. (Siti Lailataus Sa'idah)

 

Comments