News‎ > ‎Berita Internasional‎ > ‎

Menkeu Sri Mulyani Boyong Penghargaan Menteri Terbaik Dunia

diposting pada tanggal 13 Feb 2018 17.29 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Prosesi pemberian penghargaan dari Pemimpin Dubai kepada Menkeu Sri Mulyani (source: Google)

Menteri Keuangan (Menkeu) Kabinet Kerja, Sri Mulyani mendapatkan penghargaan sebagai menteri terbaik di dunia atau Best Minister in The World Award di World Goverment Summit yang diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab (UAE) pada Minggu (11/2). Pengghargaan tersebut diserahkan oleh Pemimpin Dubai, Sheikh Mohammad Bin Rashid Al Maktoum. Penghargaan menteri terbaik di dunia ini merpakan penghargaan global yang diberikan kepada satu orang menteri setiap tahunnya dan dimulai pada tahun 2016.

Melansir dari Finance.detik.com, Sri Mulyani dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya menjadi penerima penghargaan tersebut yang berasal dari Asia. Dia juga mengatakan, penghargaan ini merupakan pengakuan atas kerja kolektif pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, khususnya di bidang ekonomi. “Saya mendedikasikan penghargaan ini kepada 257 juta rakyat Indonesia dan 78.164 jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang telah bekerja keras untuk mengelola keuangan negara dengan integritas dan komitmen tinggi, untuk menciptakan kesejahteraan rakyat yang merata dan berkeadilan,” ungkapnya.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), jurusan Ekonomi Pembangunan semester dua, Mohammed Pratama Zamorano berpendapat, penghargaan yang diberikan kepada Sri Mulyani itu sah-sah saja, asal penilaian dilakukan secara adil dan transparan, tanpa intervensi dari pihak manapun. “Terlebih Sri Mulyani pernah menjabat sebagai direktur pelaksana Bank Dunia dan kapasitasnya sebagai Menkeu juga tidak diragukan lagi. Jadi menurut saya, hal itu sangat logis, jika sri mulyani mendapatkan penghargaan tersebut dan hebatnya lagi Sri Mulyani merupakan seorang wanita,” ujarnya. Harapan dari mahasiswa yang akrab disapa Rano ini adalah, untuk generasi muda berani agar keluar dari zona nyaman, misalnya seperti karyawan untuk berani membuka usaha dan lapangan kerja sebanyak-banyaknya, guna mengurangi angka pengangguran di Indonesia. “Selain itu agar masyarakat Indonesia bisa hidup sejahtera dan mampu menghidupi kebutuhan diri sendiri dan keluarga dengan baik,” tandasnya.

Mahasiswa Universitas Pancasila, Fakultas Ekonomi (FE), Amaliani Sujoko sangat mengapresiasi atas penghargaan yang diraih oleh Sri Mulyani. Menurut mahasiswa semester dua ini, Sri Mulyani sangat pantas untuk menerima penghargaan tersebut karena ia telah memberiakan hasil dari jerih payah kerjanya, mulai dari upaya reformasi kebijakan yang telah dicanangkan oleh kementerian keuangan yang berrtujuan untuk mendorong pembangunan kebijakan fiskal, menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Sehingga sudah dapat membuahkan hasil untuk bangsa dan negara Indonesia. Sebagai warga negara Indonesia, khususnya generasi muda seharusnya berbangga diri atas penghargaan yang disabet oleh Menkeu. “Karena dia melakukannya untuk menciptakan kesejahteraan rakyat yang merata dan berkeadilan dan sesuai dengan tujuan bangasa dan negara, khususnya di bidang ekonomi,” katanya.

Menurut Amel, penghargaan tersebut juga bentuk dari emansipasi dan pengakuan terhadap wanita, khususnya di dunia Ini menunjukkan bahwa wanita juga berhak untuk mendapatkan penghargaan sebagai bentuk atas kerja keras usaha yang dilakukan. Amel berharap untuk Indonesia, khususnya di bidang ekonomi, agar kedepannya semakin meningkat baik di mikro maupun makro. Serta terus mengalami pertumbuhan dan pembangunan yang merata di seluruh Indonesia, khususnya di daerah pelosok yang masih terpencil dan sulit untuk mendapatkan kebutuhan sandang, makan dan papan. “Selain itu semoga juga dapat menyejahterakan kehidupan bangsa Indonesia, sesuai dengan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara R.I Tahun 1945,” komentarnya.

(Alya Safira)

Comments