News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

30 Januari Sebagai Hari Primata Nasional

diposting pada tanggal 30 Jan 2018 18.55 oleh Radio RDK UIN Jakarta   [ diperbarui30 Jan 2018 18.55 ]

Keberadaan primata nasional saat ini sangat memprihatinkan, karena terdapat beberapa primata asli Indonesia yang terancamm punah. Seperti, orangutan Sumatera, Tarsius Siau, Kukang Jawa, dan Simakubo. Hal ini tentunya menjadi perhatian khusus untuk pemerintah dan juga masyarakat Indonesia agar dapat menjaga habitat dan keberadaan primate, Oleh karena itu pada 30 Januari 2018 diperingati sebagai hari primata nasional//

Dilansir dari tempo.com, Ketua Biodiversity Society Banyumas Timur, Sumardiyanto mengatakan, di dunia terdapat sekitar 200 jenis primata dan 40 jenis atau hampir 25 persen di antaranya hidup di indonesia. Lebih dari 95% primata yang diperdagangkan di Indonesia merupakan hasil tangkapan dari alam. proses penangkapan, pengangkatan, dan perdagangan primata itu sering kali dilakukan dengan cara kejam. Banyak primata yang mati dalam proses perdagangan primata tersebut. Salah satu primata yang kini sedang banyak diperdagangkan adalah kukang. Kukang yang diperdagangkan tersebut banyak yang sudah dicabuti gigi taringnya oleh pemburu, hal ini dilakukan untuk memberi kesan bahwa kukang adalah binatang yang jinak dan tidak menggigit. Kukang yang aktif pada malam hari itu menjadi favorit primata yang diperdagangkan karena bentuknya yang lucu dan terkesan jinak.

Mahasiswa Fakultas Psikologi, Jurusan Psikologi Semester Satu, Nafandra mengatakan, keberadaan primata di Indonesia saat ini sangat mengenaskan dan terancam keberadaannya, terlebih lagi habitatnya yang mulai hilang akibat perbuatan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga primata tidak punya tempat untuk tinggal dan mencari makan.

“Semoga pemerintah lebih memperhatikan primata yang ada di Indonesia dan untuk masyarakat dapat lebih sadar dan lebih peduli lagi untuk menjaga keberadaan primata,” ungkap Nafa.

 (Muhamad Fajan Saputra)

            

Comments