News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Aksi Damai Maba Fdikom di Hari Terakhir PBAK

diposting pada tanggal 24 Agt 2017 17.03 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Suara semangat berkobar oleh ratusan mahasiswa baru (maba) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) dengan dihiasi berbagai poster demi menyemarakkan sebuah aksi damai yang bertajuk Stop Bullying. Aksi damai yang berlangsung dengan persiapan yang dimulai dari pukul 3 sore hingga pukul 5 sore ini memiliki  rute aksi damai dari Fdikom melewati Fakultas Syariah dan Hukum (FSH)  hingga titik pemberhentian untuk melakukan beberapa orasi di depan gedung rektorat UIN Jakarta, yang diwakili oleh tiga orang maba sebagai orator dan seorang perwakilan dari rektorat.

Tentunya, kobaran semangat menyuarakan dukungan untuk menindas adanya pembullyan yang masih marak berlangsung di Indonesia. Tak hanya pembulian di Indonesia saja, aksi ini bertujuan sebagai pernyataan bahwa Pengenalan Buadaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fdikom adalah pembelajaran yang baik, tidak ada perpeloncoan.

Salah satu panitia yang melakukan pengawasan saat aksi damai berlangsung, Aji Nur Hidayat mengatakan, beruntungnya kreativitas panitia pengenalan PBAK Fdikom yang memang dari tahun sebelumnya sudah melakukan aksi damai ini. “Sebuah konsep yang sedikit berbeda dari tahun lalu, yaitu dibagian rute aksi yang dipersingkat,” ucap Aji. Tujuan dari adanya aksi damai ini pula agar tidak adanya senioritas di Indonesia yang faktanya masih banyak terjadi di berbagai sudut maupun seluruh wilayah di Indonesia, khususnya di kalangam UIN Jakarta menindas keras akan adanya pembullyan.

Dampak dari pembullyan ini pun akan buruk bagi sasaran bully dan menimbulkan rasa ketidak percaya dirian untuk mengekspresikan diri. Aji yang merupakan mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) pun berharap, agar adanya aksi damai ini dapat menyadarkan pelaku yang senang membully orang lain tidak melakukan hal itu lagi.

Salah satu peserta aksi damai maba Fdikom, Aida Nuraini menuturkan, pengalaman menyemarakkan sebuah suara dengan tujuan yang amat mulia ini akan selalu diingatnya. “Apalagi beberapa orator yang telah mewakili suara maba Fdikom yang begitu semangat serta memberi aura positif bagi semuanya,” ungkap Aida. Dirinya mengaku, baru pertama mengikuti aksi damai dan ini merupakan suatu pengalaman yang berharga apalagi dengan menyuarakan kebenaran untuk kebaikan.

Radhina Rifa Muthiah

Comments