News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Aksi Galang Dana dan Doa Bersama untuk Rohingya

diposting pada tanggal 10 Sep 2017 15.01 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Salah satu perwakilan UKM menyampaikan orasi terkait tragedi di Rohingya

Sebuah kejadian genosida yang telah terjadi di Rakhine, Myanmar, membuat masyarakat muslim di dunia serentak melakukan aksi galang dana doa bersama untuk Rohingya yang merupakan salah satu etnis yang dibantai di Myanmar. Mahasiswa UIN Jakarta yang terdiri dari forum Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UIN Jakarta bersama Dewan Mahasiswa (Dema) dan Senat Mahasiswa (Sema), mengadakan aksi galang dana dan doa bersama untuk Rohingya pada Jumat (8/9) lalu, di sekitar pintu keluar UIN Jakarta yang dimulai pukul 16.00 WIB hingga menjelang waktu maghrib.

Rangkaian aksi galang dana dan doa bersama untuk Rohingya dibuka oleh Ketua Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Syahid Mus’ab Izuddin, dan dilanjutkan oleh zikir bersama yang dipimpin oleh UKM Hiqma. Selanjutnya, terdapat orasi yang diramaikan oleh beberapa perwakilan UKM UIN Jakarta, kemudian ditutup dengan doa oleh ketua Sema.

Ketua LDK Syahid UIN Jakarta yang menjadi MC sekaligus orator dalam kegiatan ini, Mus’ab Izuddin mengungkapkan, saudara muslim Rohingya di Myanmar telah disiksa, diusir, bahkan dibunuh oleh tentara zalim Myanmar.

“Muslim di dunia tentunya tak boleh hanya berdiam saja, lakukan sebaik mungkin untuk membantu saudara kita,” tegas Mus’ab.

Dalam orasinya, Mus’ab menutup sesuai dengan hadits riwayat muslim yakni perumpamaan kaum mukmin dalam sikap saling mencintai, mengasihi, dan menyayangi. Seumpama tubuh, jika satu anggot sakit, maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasakan demam.

Salah satu peserta kegiatan, Nurul Adilah menuturkan bahwa suatu kegiatan aksi galang dana dan doa bersama untuk Rohingya merupakan suatu tindakan positif dan mengundang rasa haru akan saudara muslim di Myanmar. Ia juga mengungkapkan pentingnya menyalurkan sebagaian harta yang memang seharusnya diberikan terhadap warga Rohingya.

Mahasiswa Fakultas kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) jurusan Ilmu Keperawatan semester tiga ini mengaku rela mengikuti aksi galang dana dan doa bersama untuk Rohingya yang berada di kampus satu sedangkan dirinya berada di kampus dua demi saudara seiman.

(Radhina Rifa)

Comments