News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Bedah Buku Soal Perlawanan Petani Tembakau

diposting pada tanggal 21 Mar 2017 15.47 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Suasana bedah buku di teater Prof. Dr. Aqib Suminto

Bedah buku Perlawanan Politik dan Puitik Petani Tembakau Temanggung diadakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom), di teater Prof. Dr. Aqib Suminto, Selasa (21/3). Acara ini dihadiri oleh 85 peserta dan berlangsung cukup meriah dengan adanya penulis buku Muhammad Sobary, Sosiolog Universitas Indonesia (UI) Geger Rianto, dan Dekan Fdikom Dr. Arif Subhan, MA yang dipandu oleh moderator Abi S. Nugroho  dari Lakpesdan NU.

Dr. Arif Subhan, MA dalam sambutannya mengatakan, buku Perlawanan Politik dan Puitik Petani Tembakau yang ditulis oleh Muhammad Sobary atau akrab disapa Kang Sobary merupakan buku yang berani menjelaskan bagaimana cara petani seharusnya memberikan perlawanan. Dalam buku tersebut juga dijelaskan secara jujur tentang kompetisi orang-orang yang berkepentingan dengan tembakau. Dengan gaya bahasa yang mudah dipahami, diharapkan buku ini dapat dibaca oleh semua mahasiswa.

Sosiolog UI, Geger Riyanto dalam materinya menuturkan, puitik adalah panglima atau seorang yang mengganggu terhadap kekuasaan yang ada. “Ungkapan puitik tidak dapat disamakan dengan politik, tetapi dengan puitik dibuku Kang Somary ini merupakan sumber perlawanan yang dilakukan melalui puisi,” ujar Geger. Ia mengkritisi bahwa semestinya judul yang ditulis yaitu Perlawanan Puitik dan Politik Petani Tembakau Temanggung, bukan Perlawanan Politik dan Puitik Petani Tembakau Temanggung. Hal ini karena dalam bukunya menjelaskan dengan gaya bahasa puisi.

(Seli Nursolihat)

Comments