News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Belajar Origami Bersama Maya Hirai

diposting pada tanggal 14 Jun 2017 17.50 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Foto bersama antara Maya Hirai, dosen, dan mahasiswa usai workshop

Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta mengadakan workshop kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Pengembangan Media Pembelajaran, Rabu (14/6). Workshop yang menghadirkan pemilik Maya Hirai School of Origami yaitu Fajar Ismayanti berlangsung pukul 10.00 hingga 14.00 WIB bertempat di Teater Prof. Dzakiyah Drajat.

Fajar Ismayanti mengatakan, pada workshop tersebut disampaikan materi dasar yang berguna untuk menambah pengetahuan awal mahasiswa, khususnya mahasiswa PAIUD guna memberi pembekalan dalam metode pengajaran anak-anak. Menurutnya, hal ini karena mahasiswa dituntut untuk memiliki kreativitas dalam pengajaran nantinya. Metode yang digunakan adalah yang sederhana, tetapi mampu menarik perhatian anak-anak sehingga dapat menyampaikan pesan-pesan positif.

Ismayanti yang kerap dikenal dengan nama pena Maya Hirai ini menuturkan, ketertarikan awal dengan origami bermula ketika memiliki tiga buah hati, sehingga muncul antusias yang tinggi untuk bisa bermain origami bersama anak-anak. Selain itu menurutnya, perkembangan origami di Indonesia pada tahun 2003 kurang maju dibandingkan perkembangan origami di Jepang. Hal itu yang memotivasi Maya untuk mengembangkan origami agar bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman, khusunya untuk para guru TK,

“Pertama kali belajar origami dengan guru Takako Hirai dalam pengenalan budaya Jepang yaitu origami. Selanjutnya mempelajari origami selama dua setengah tahun dan melakukan tes origami di Nippon Origami Assocation (NOA) yang merupakan organisasi origami tertua di Jepang dan lulus mendapatkan sertifikat instruktur origami,” jelasnya.

Maya berharap agar kedepannya anak-anak lebih mengenal origami sehingga mampu menambah kreativitas dan dapat bermanfaat dalam bidang studi atau pekerjaan nantinya.

Mahasiswa PIAUD semester enam, Jihan Anggi Felesia mengatakan, pada workshop kemarin, diajarkan pula mengenai manfaat menggunakan origami, juga cara mengajarkan teknik melipat origami kepada anak agar tidak membosankan.

“Mempraktekkan cara melipat origami dari teknik yang mudah hingga sulit seperti bentuk kelinci, bunga, kincir angin, serigala, dan tangkai bunga” terang Jihan.

Workshop ini diperuntukan juga untuk mahasiswa PIAUD semester enam sebagai syarat mendapatkan surat pendamping ijazah. Dirinya berharap agar setelah mengikuti workshop mahasiswa dapat mengaplikasikan dalam kehidupan dan dalam dunia pekerjaan nantinya.

(Naila Fitri)

Comments