News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Berjualan di FDIKOM Melanggar Kode Etik?

diposting pada tanggal 7 Mar 2016 16.49 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Setelah minggu lalu terdengar isu, bahwa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) melarang mahasiswa untuk berjualan, kini isu itu berkembang menjadi aturan baku. Berjualan di FDIKOM termasuk bentuk pelanggaran kode etik mahasiswa yang sebenarnya sudah ditetapkan sejak lama, namun ketidaktahuan mahasiswa mengenai kode etik tersebut membuat mereka berjualan di sekitar lobby FDIKOM.

Alasan beberapa mahasiswa yang berjualan ialah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ataupun mencari dana untuk sebuah acara.


"Berjualan di Fakultas sebenarnya melanggar kode etik. Selain itu, berjualan di Fakultas juga dapat menyebabkan banyaknya sampah yang berserakan," ujar Wakil Dekan FDIKOM bidang Kemahasiswaan Dr.suhaimi.MSi.

"Jika banyak mahasiswa yang tidak setuju atas kebijakan ini, bisa langsung berkoordinasi dengan Presiden Jurusan dan Dema Fakultas untuk membahas hal tersebut," tambahnya.

Selain melanggar kode  etik, berjualan di Fakultas juga dianggap mencemarkan lingkungan Fakultas.

"Saya setuju jika FDIKOM melarang berjualan karena membuat Fakultas menjadi kotor, selain itu jika kantin dibawah tetap dibuka maka akan membuat loby FDIKOM menjadi banyak tumpahan kopi dan asap rokok," ungkap mahasiswa FDIKOM jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) semester 4 Agung Apriliany.


(oleh : ria umala idayanti)


Comments