News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Berpikir Kritis Bersama Formaci

diposting pada tanggal 8 Feb 2017 09.06 oleh Radio RDK UIN Jakarta

                                                                                                       Gambar : google

Berpikir kritis adalah ciri dari mahasiswa. Dengan berpikir kritis, dapat menimbulkan pemikiran-pemikiran yang bisa menyelesaikan berbagai permasalahan. Salah satu cara untuk menumbuhkan sifat kritis adalah dengan cara berdiskusi. Hal itulah yang menjadi aktivitas rutin dari salah satu forum yang terdapat di UIN Jakarta, yaitu Forum Mahasiswa Ciputat (Formaci). Formaci adalah forum yang telah didirikan sejak 1986 dan salah satu pendirinya adalah Budhy Munawar Rahman, yang pernah menjadi asisten Nurkholis Madjid selama 12 tahun.

Pada 29 Januari, Formaci melakukan konsili yaitu pemilihan imam atau presidium yang merupakan istilah ketua dalam Formaci. Konsili tersebut dilaksanakan di daerah Curug, Depok. Terdapat tiga presidium yang dipilih dan salah satunya adalah Aldo Serena, presidium dua Formaci. Dirinya mengatakan, Formaci mengadakan diskusi bagi para anggotanya yang dilaksanakan setiap Selasa. Diskusi tersebut memiliki tema masing-masing yang akan dibahas, seperti Sosiologi, Islamic Studies, diskusi buku dan sesekali melakukan advokasi perdamaian.

Menurut mantan imam Formaci, Ahmad Fedullah, Formaci saat ini sedang bekerja sama dengan komunitas bernama Rusabesi, yaitu komunitas dari Fakultas Adab dan Humaniora (FAH). “Kerjasama ini menciptakan seri diskusi bernama diskusi pemikiran Mazhab Frankfurt. Diskusi tersebut dimulai sejak 5 Januari, dan akan berakhir sore nanti.” Ujar Ahmad. Ia menambahkan, diskusi tersebut diadakan Formaci dan Rusabesi setiap Kamis pukul 16.00 WIB di basement FAH. “Setelah seri diskusi Mazhab Frankfurt, mungkin akan ada seri diskusi selanjutnya dengan tema yang berbeda,” tutupnya.

(Fathur Alfarizi)

Comments