News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Besarnya Negara Indonesia

diposting pada tanggal 10 Des 2017 16.17 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Indonesia merupakan negara yang amat beragam. Jika kita tengok, keberagaman  itu terlihat dari segi adat, agama, suku, ras, bahasa, aksara, dan budayanya. Inilah Indonesia, yang berdasarkan jumlah penduduk dan luas wilayahnya, disebut sebagai salah satu negara terbesar di dunia. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, di dalamnya terdapat sekitar 13.677 pulau yang tersebar di Indonesia.

Dalam “The New Book of World Rangking” edisi 1984, mencatat Indonesia sebagai negara terbesar ke-16, berpenduduk terbanyak ke-5, negara tertua ke-70, negara terkaya ke-19, negara terkuat di bidang pertahanan keamanan ke-11, dan negara terkuat dalam bidang ekonomi ke-36. Pencapaian luar biasa yang telah dilakukan Indonesia dengan bentuk negara republik. Hal ini membuktikan pula, Indonesia adalah salah satu negara yang bersaing di dunia.

Kepala pemerintahan Indonesia berupa Presiden, dengan pemerintahan lokalnya yaitu 33 provinsi, yang kemudian terbagi dalam 228 Kabupaten, 88 Kota, 4.617 Kecamatan, dan 69.007 Desa. Dapat diperhitungkan, luas wilayah Indonesia mencapai 1.906.240 km2 dengan jumlah penduduknya sekitar 238.452.952 jiwa. Tak mengherankan, dalam “The New Book of World Rangking” edisi 1984 tercatat Indonesia merupakan negara terbesar ke-16 dan berpenduduk terbanyak ke-5.

“Sungguh, sebuah catatan sejarah yang baik bagi bangsa Indonesia ke depannya. Indonesia yang dulunya jika kita korek, telah dijajah 3,5 abad oleh negara Belanda, yang dengan tujuannya ingin menguasai Indonesia seutuhnya dengan kekayaan yang melimpah di dalamnya. Indonesia sebelum tahun 1945, merupakan masa-masa yang kelam dengan penuh siksaan di setiap detiknya,” ujar Muhammad Fadlan, salah satu mahasiswa Indonesia yang mengikuti pertukaran pelajar di Turki.

Sependapat dengan Fadlan, mahasiswa UIN Jakarta Fakultas Psikologi mengatakan bahwa sebelum tahun 1945, merupakan waktu yang amat lama bagi Indonesia mengalami hal-hal pahit.

“Dengan semangat perjungan dan ingin memerdekaan negara Indonesia, terbukalah pintu gerbang kemerdekaan dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, dengan arti berbeda-beda tetapi tetap satu jua,”

(Radhina Rifa)

Comments