News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Dema UIN Jakarta Adakan Seminar Nasional Anti Narkoba

diposting pada tanggal 5 Jun 2017 07.13 oleh Radio RDK UIN Jakarta   [ diperbarui6 Jun 2017 01.01 ]

Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN Jakarta kemarin (5/6) telah mengadakan Seminar Anti Narkoba yang bertajuk “Mewujudkan Generasi bangsa yang cerdas, berprestasi, berkarakter, dan bebas dari narkoba”. Seminar nasional ini dihadiri oleh Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Fadli Widiyanto, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Tangsel AKBP Heri Istu, Pendiri Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANN) M. Fariza, Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) Kusen, Ph.D serta motivator Iwan Iskandar. Acara ini bertempat di Aula Student Centre (SC) dan dimulai pukul 14.00 WIB.

Divisi Partisipasi Pembangunan Masyarakat Dema Universitas, Faiz Badridduja mengungkapkan alasan yang melatarbelakangi diangkatnya tema ini. Menurutnya, ini didasari pada fakta yang ada di lapangan bahwa pengguna narkoba banyak berasal dari kalangan anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Faiz mengatakan, estimasi peserta sekitar 200 orang yang merupakan siswa SMA, mahasiswa UIN, dan organisasi-organisasi anak muda di Tangsel.

Menyoal persiapan, Fariz mengaku persiapan seminar nasional ini memakan waktu dua bulan. Sementara untuk kepanitiaan sendiri, ketua pelaksana berasal dari open recruitment (oprec) yang sempat dibuka untuk mahasiswa UIN. Terkait rangkaian kegiatan acara dimulai dengan sesi pertama yaitu talkshow oleh BNN, Kapolres, dan pendiri GANN. Kemudian dilanjutkan ke sesi kedua setelah sholat ashar yakni talkshow bersama DKJ dan sharing motivasi bersama seorang mantan pecandu narkoba.

“Diundangnya DKJ sendiri bukan tanpa alasan, namun dengan berkegiatan kesenian, pencegahan narkoba di kalangan anak muda dapat ditangkal. Hadirnya mantan pecandu narkoba juga ditujukan untuk memberi gambaran bagaimana kelamnya narkoba, serta menginspirasi anak muda untuk tidak terjerat dalam pergaulan narkoba tersebut,” jelas Faris.

Fariz berharap agar seminar nasional ini dapat memberi pengaruh internal khususnya bagi mahasiswa UIN Jakarta dan pengaruh eksternal ke luar masyarakat UIN. Ia juga berharap agar generasi muda bisa terbebas dan terhindar dari pengaruh narkoba.

Sementara itu, ketua pelaksana Rizski Gunawan mengemukakan, ada sekitar sembilan SMA yang turut mengikuti seminar nasional ini. Tak hanya itu, Rizski juga melanjutkan terkait kendala yang dihadapi hanya persoalan keuangan atau pembiayaan. Sementara persoalan sumber daya manusia sendiri tidak terkendala sedikitpun. dirinya berharap agar seminar nasional ini nantinya mampu menyadarkan anak muda untuk tidak terlibat dengan pengaruh narkoba.

Faizah Fitriah

Comments