News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Dialog Nasional Implementasi Nilai-Nilai Pancasila

diposting pada tanggal 7 Jun 2017 11.25 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Letnan Jenderal Nono Sampono menjadi pembicara Dialog Nasional

Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FITK) kemarin (7/6) mengadakan Dialog Nasional bertajuk “Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Tumbuh Kembangnya Wawasan Kebangsaan”. Dialog Nasional yang menghadirkan narasumber Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Republik Indonesia Dr. (H.C.) Oesman Sapta Odang yang diwakili Letjen Nono Sampono dimulai pukul 14.00 WIB bertempat di Auditorium Harun Nasution.

Pada dialognya, Nono Sampono mengatakan, kemunculan sekelompok orang yang melakukan provokasi terhadap nilai Pancasila akan menimbulkan disintegrasi bangsa. Awalnya sebelum terbentuk, dilakukan pergerakan-pergerakan dan membangun paham-paham baru. Nono juga mengatakan, mayoritas penduduk di Indonesia memiliki dan mempercayai agama. Wajar jika dalam nilai Pancasila sila kesatu yang bermakna percaya dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

“Negara Indonesia tidak dibentuk menjadi negara agama, karena pada dasarnya negara Indonesia terbentuk oleh suku-suku bangsa yang sangat beragam dari Sabang sampai Merauke,” ujar lelaki kelahiran Bangkalan Madura tersebut.

Menurutnya, banyaknya suku di Indonesia tidak membuat negara kepulauan ini mudah terpecah belah, karena melalui Pancasila persatuan diciptakan. Ia juga menegaskan, Pancasila merupakan titik pertemuan dari semua agama yang ada, karena tidak ada nilai Pancasila yang ditolak atau ditentang oleh agama.

Ketua pelaksana Dialog Nasional, Dwi Puspa Meilani mengatakan, tujuan diadakanya acara ini yaitu untuk menumbuhkan dan menanamkan nilai nasionalisme kepada mahasiswa. Pada acara ini, pihak Sema bekerjasama dengan DPD. Dwi menuturkan, terkait kendala yang dihadapi hanya masalah persiapan yang sangat singkat dan penentuan pembicara yang mengisi acara. dirinya berharap agar Dialog Nasional ini nantinya mampu menyadarkan mahasiswa tentang pentingnya menjaga keutuhan NKRI.

(Naila Fitri)

Comments