News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Diskusi Publik: Islam Politik dalam Demokrasi Indonesia

diposting pada tanggal 22 Nov 2016 06.34 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Moderator (kanan) dan narasumber dari DPP IMM, KAMMI dan PB PMII saat mengiisi materi di lantai 2 FDIKOM

Mengusung tema “Islam Politik dalam Demokrasi Indonesia: Antara Tantangan dan Peluang”, digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Bertempat di teater Aqib Suminto Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) diskusi publik tersebut dimulai pukul 13.00-17.00 Kegiatan ini juga menghadirkan beberapa narasumber dari Dewan Pengurus Pusat Ikatan  Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM), Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), (Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), dan Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Ketua pelaksana diskusi publik, Salsabila mengatakan kegiatan ini sebagai wadah berdiskusi untuk menghadapi isu yang sedang berkembang. “Dari diskusi ini juga bisa diketahui bagaimana sudut pandang dari beberapa organisasi keislaman setelah aksi yang terjadi pada 4 November lalu,” ujar Salsa.

Salsa berharap, khususnya bagi mahasiswa bisa mengerti Islam politik dalam demokrasi Indonesia. “Semoga mahasiswa bisa lebih bijak lagi dalam mengambil atau melihat semua kejadian yang ada, dan tidak asal menyimpulkan,” tambah Salsa

Salah satu pengisi materi diskusi, Amirullah mengungkapkan dalam pembahasannya, setiap kasus penistaan Al-qur’an atau kitab lainnya harus di proses hukum. “Mau Walikota, Gubernur, dan yang lain pun kalau menistakan agama atau kitabnya harus diproses sesuai dengan hukum yang ada, proses hukum yang berkeadilan,” imbuh Amirullah.



(oleh: Anida Najiyah Siti Solehah)


Comments