News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

dr. Budiningtyas : Semua Wanita Berresiko Terkena Kanker Serviks

diposting pada tanggal 23 Apr 2017 05.39 oleh Radio RDK UIN Jakarta
dr. Budiningtyas saat menyampaikan materi kanker serviks dan kanker payudara

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) mengadakan seminar bertajuk "Dengan Semangat Kartini Kita Tingkatkan Kesehatan Perempuan Indonesia" Jumat (21/4) lalu. Seminar dimulai pukul 14.00 WIB yang bertempat di Teater Mahmud Yunus lantai tiga Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta, yang juga di hadiri narasumber yang ahli dalam bidang kesehatan.

Ketua pelaksana seminar kesehatan, Maretza Chandra Dewi mengatakan, acara tersebut merupakan program kerja (proker) Departemen Pemberdayaan Perempuan, yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Kartini. Sesuai dengan tema yang diambil tentang kesehatan wanita Indonesia, pada seminar ini lebih fokus pembahasannya terhadap penyakit kanker serviks dan kanker payudara.  Seminar kesehatan yang menghadirkan Rahmi Purnomowati, S.p., M.Si, Dr. Klara Kurnia, dan  dr. Budiningtyas SpOG bertujuan agar informasi yang diberikan jelas dan benar. “Semoga melalui seminar ini mahasiswa dapat menambah pengetahuannya tentang kanker serviks dan payudara, dan bermanfaat untuk kesehataan,” tuturnya.

dr. Budiningtyas pada seminarnya menyampaikan, kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Semua wanita dari berbagai usia berresiko menderita kanker serviks, tetapi penyakit ini lebih banyak mempengaruhi wanita yang aktif secara seksual.

“Awal mulanya berbentuk tumor, kemudian apabila cepat berkembang akan menjadi kanker. Tumor terbagi dalam beberapa jenis berdasarkan sifatnya yaitu tumor jinak yang tumbuhnya lambat, serta tumor ganas yang pertumbuhannya cepat. Berdasarkan wujudnya yaitu tumor padat, kistik, dan campuran,” jelas dr. Budiningtyas.

Lebih lanjut ia menjelaskan, gejala umum biasanya terjadi pendarahan tak teratur, nyeri, susah membuang sisa metabolisme tubuh, dan penurunan kondisi fisik. Selain kanker serviks, wanita di Indonesia juga banyak yang menderita kanker payudara. Kanker payudara adalah suatu penyakit dimana sel-sel ganas terbentuk pada jaringan payudara. Wanita yang kerap dipanggil Tyas mengatakan, diet dan paparan radiasi dapat menyebabkan gejala timbulnya kanker payudara, tetapi hormon, faktor genetik, dan faktor produksi juga berpengaruh. Tyas menambahkan, lebih baik melakukan pencegahan sejak dini dengan menerapkan pola hidup sehat, taat pada ajaran agama, deteksi dini, dan melakukan vaksinasi.

(Naila Fitri)

Comments