News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

English Festival Adakan Debate Competition

diposting pada tanggal 4 Okt 2017 10.45 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Salah satu peserta sedang memaparkan case building

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) menggelar lomba Debate English Language untuk mahasiswa dan siswa SMA. Lomba ini merupakan rangkaian acara dari Englis Festival (E-Fest) 2017. Lomba yang diadakan di Aula Madya UIN Jakarta, diikuti sebanyak 12 kelompok peserta tingkat universitas dan 16 kelompok tingkat SMA, pada Rabu (4/10), sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Ketua Umum HMJ PBI, Ajeng Rahmawati menuturkan E-Fest merupakan agenda rutin tahunan PBI, yang terdiri dari rangkaian lomba tentang bahasa inggris. Lomba terdiri dari writing, story telling, speech contest, new anker, dan yang paling tinggi antusiasnya yakni lomba debate. Ajeng mengatakan, dengan diadakannya lomba ini diharapkan dapat peserta dapat mengasah skill dalam berbahasa inggrisnya, dan membuktikan bahwa instansi yang berlabel islam juga mampu untuk menemeukan orang pilihan yang akan bersaing di Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Ajeng menambahkan, lomba debat tingkat SMA sudah masuk tahun ke-4, sedangkan untuk tingkat universitas merupakan tahun pertama, dan mendapatkan antusias yang baik. Awalnya hanya dibuka untuk 8 kelompok, tetapi permintaan yang tinggi membuat pihak panitia menambahnya menjadi 12. Hal tersebut membuat lomba diadakan di dua tempat, yaitu Aula Madya dan ruang meeting lantai 1 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK).

 “Saya berharap melalui lomba-lomba yang diadakan pihak PBI,dapat bermanfaat bagi banyak orang, dan lebih berkembang ditahun-tahun berikutnya,” ujar Ajeng.

Ketua pelaksana E-Fest, Sahrudin mengatakan lomba debat dibagi menjadi dua tim, yaitu afirmatif dan oposisi. Pertama, kedua tim diberikan motion, lalu ditentukan menjadi afirmatif atau oposisi. Setelah itu diberi waktu 10 menit untuk membuat case buliding, kemudian dijelaskan. Saat menjelaskan juga dapat dilakukan argumen, sanggahan, dan tanggapan terhadap tim afirmatif. Sahrudin juga mengatakan, antusias paling tinggi dan menenggangkan terdapat di lomba debat untuk tingkat universitas. Untuk tingkat SMA, yaitu story telling memiliki peminat paling tinggi.

Dirinya berharap kedepannya lomba English Festival bisa lebih luas jangkauannya hingga nasional, bahkan asia. Sehingga dapat membawa nama UIN Jakarta lebih luas lagi.

(Naila Fitri)

Comments