News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Fdikom Lakukan Pelepasan 145 Wisudawan Ke-107

diposting pada tanggal 18 Feb 2018 08.11 oleh Radio RDK UIN Jakarta   [ diperbarui18 Feb 2018 08.16 ]
 
Wisudawan melakukan foto bersama dosen Fdikom 

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) telah melaksanakan pelepasan wisudawan ke-107 pada Kamis (15/2) dan bertempat di Teater Prof. DR. Aqib Suminto, Lantai 2 Gedung Fdikom. Tahun ini jumlah wisudawan lebih banyak dibanding tahun kemarin dimana pada tahun ini berjumlah 145 orang, dengan pembagian 139 bergelar Strata 1 dan 6 orang wisudawan bergelar magister. Acara pelepasan wisudawan ke-107 ini di bawah tanggungjawab Kepala Jurusan (Kajur) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) yaitu Wati Nilamsari M.Si.

Ketua pelaksana, Wati Nilamsari menuturkan, wisuda tahun ini sangat berbeda dibanding tahun kemarin, karena pada tahun ini para dosen sangat antusias untuk menyambut wisuda dengan menampilkan tarian sebagai bentuk mengekspresikan rasa bahagia. Wati mengatakan, wisudawan kali ini berjumlah 145. “69 orang di antaranya dari jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), 21 wisudawan Manajemen Dakwah (MD), 9 lainnya dari Kesejahteraan Sosial (Kessos), 10 orang dari Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), 10 orang dari PMI, 20 wisudawan Jurnalistik, serta 6 wisudawan magister,” urainya.

Wati melanjutkan, dengan mengusung tema “Jejak Langkah Alumni Fdikom UIN Jakarta dan Pembangunan di Pedesaan” pelepasan wisudawan ke-107 ini diharapkan bisa menjadikan wisudawan untuk bisa terjun langsung ke masyarakat, baik menjadi pendamping maupun pelaksana dalam kegiatan kemasyarakatan. “Saya berharap mahasiswa Fdikom dapat bersaing di masyarakat luar, karena mahasiswa Fdikom tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan saja, tetapi ilmu agama juga,” tutupnya.

Salah seorang wisudawam, Nurul Fikri berujar, dirinya merasa sangat bahagia dan bersyukur karena telah menyelesaikan suatu kewajiban, yaitu kewajiban pendidikan yang diselesaikan dengan mendapatkan predikat lulusan dengan nilai terbaik. “Dinobatkan sebagai mahasiswa dengan nilai terbaik dan dapat selesai tepat waktu ini berkat dukungan dari orang tua, guru dan teman- teman. Namun selain rasa syukur, ada beban mengenai apa yang bisa kita lakukan, apa yang bisa kita berikan untuk masyarakat, karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain,” ungkapnya. Perempuan yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) KPI ini berpesan agar mahasiswa lebih rajin kuliah dan mengikuti semua kegiatan yang ada, serta harus bisa membagi waktu antara kuliah dan organisasi karena itu adalah bentuk dari kedewasaan diri.

(Syifa Kaltsum)

Comments