News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

FSH Juarai DLF 2016

diposting pada tanggal 15 Nov 2016 08.36 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Usai memenangi banyak perlombaan debat hukum, tahun ini tim delegasi debat Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Jakarta, kembali berhasil menyabet juara dua diajang debat Nasional Hukum, Diponegoro Law Fair (DLF) 2016 melawan Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar. DLF berlangsung sejak tanggal 28-30 Oktober lalu, bertempat di Universitas Diponegoro, Semarang. Sebanyak tiga mahasiswa dikirim sebagai utusan UIN Jakarta, diantaranya Nur Rahmi Febriani, jurusan Ilmu Hukum, Semester 5, Muhammad Sidiq, jurusan Hukum Keluarga, Semester 5, dan Muhammad Reza Bayhaqi, jurusan Perbandingan Mazhab, Semester 7. Perlombaan dibagi menjadi beberapa tahap dengan membahas 7 dari 10 mosi yang sudah ditentukan. Tema umum yang ditentukan yakni ‘Mewujudkan Negara Hukum Yang Membahagiakan Rakyat Berdasarkan Konstitusi dan Nilai-Nilai PANCASILA’. Acara ini juga bekerjasama dengan Mahkamah Konstitusi.  


Berbekal dua bulan persiapan, tim delegasi debat UIN Jakarta ditemani dosen pembimbing Bapak Fakhruddin tidak terlalu memikirkan kemenangan. Sesuai pesan yang disampaikan Fakhruddin. “Yang terpenting usaha, soal menang atau kalah jangan terlalu difikirkan”, ungkapnya kepada tim debat FSH sebelum perlombaan. Salah satu utusan debat, Rahmi Febriani mengaku bersyukur meski hanya mendapatkan juara dua. Pasalnya, sudah dua kali mengikuti lomba tahun-tahun sebelumnya, tapi baru tahun ini berhasil. Meski begitu, banyak pelajaran yang dipetik dari DLF2016 salah satunya, dapat memperhatikan keunggulan tim lawan.


Lain halnya dengan yang dikatakan Muhammad Reza Bayhaqi. Menurutnya, kemenangan adalah hal lumrah. Tergantung kerjasama sebuah tim dan pembelajarannya. “Mahasiswa harus mau, kenal, dan belajar lebih banyak dari sumber manapun. Jangan hanya dari pembelajaran yang diberikan oleh dosen, sebab ilmu ataupun pengalaman akan datang lebih banyak dari luar” tegas Reza.

(oleh : Nida Muharram Kumala Sari)

Comments