News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

FSH Selenggarakan Seminar Kehakiman

diposting pada tanggal 20 Feb 2017 07.59 oleh Radio RDK UIN Jakarta   [ diperbarui20 Feb 2017 15.04 ]


Seminar dan Lokakarya Fakultas Syariah dan Hukum

Dengan mengusung dua tema yaitu Merangkai Indonesia Dalam Kebhinekaan dan Profesi Jabatan Hakim Bagi Alumni Fakultas Syariah, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Jakarta menggelar seminar dan lokakarya nasional, Senin (20/2). Ada dua sesi dalam acara tersebut. Sesi pertama dilakukan di Auditorium Harun Nasution dari jam 8 hingga 12 siang dan dibuka untuk umum. Sementara itu sesi kedua dilakukan di ruang Diorama dan bersifat tertutup. Acara yang direncanakan mendatangkan Menteri Agama Republik Indonesia (RI) Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin serta Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Tito Karnavian, M.A., Ph.D sebagai keynote speaker berhalangan hadir pada acara tersebut. Namun, acara tetap dibuka oleh rektor Prof. Dr. Dede Rosyada, M.A.

Seminar tersebut menghadirkan beberapa narasumber seperti juru bicara Mahkamah Agung (MA) sekaligus ketua Ikatan Hakim Seluruh Indonesia Dr. suhadi, S.H., M.H., mantan Hakim Agung Prof. Dr. Abdul Gani Abdullah, S.H., Direktur Pendidikan Tinggi Islam (Dikti) Kementerian Agama (Kemenag) Prof. Dr. H. Nizar Ali, M.Ag., perwakilan dari Komisi Yudisial Dr. Farid Wajdi, S.H., M.Hum., dan  panitia khusus (Pansus) rancangan undang-undang (RUU) Jabatan Hakim; anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H. Arsul Sani, S.H., M.Si. Pertemuan tersebut juga diadakan untuk memberikan usulan dan masukan terhadap RUU Jabatan Hakim yang sedang diproses di DPR.

Salah satu panitia acara sekaligus alumni FSH, Andi Asyraf, SSy., memaparkan, seminar dan lokakarya tersebut sebagai respons terhadap RUU Jabatan Hakim yang sedang dibahas di DPR dan Peraturan Menteri Agama (Permenag) tentang bidang ilmu dan gelar akademik. Andi menambahkan, Pada regulasi saat ini yang ada, alumni FSH PTKI hanya bisa menjadi hakim pada peradilan agama. “Sebenarnya lulusan FSH PTKI diharapkan juga bisa menjadi hakim pada peradilan umum atau pun pengadilan tata usaha negara (PTUN),” Ungkap Andi. Andi mengatakan lulusan hukum FSH UIN mestinya disetarakan seperti lulusan fakultas hukum dari universitas umum lainnya, karena keahlian yang dimiliki alumni FSH PTKI sangat memadai.

Perubahan gelar untuk lulusan FSH yang awalnya adalah Sarjana Hukum Islam lalu berubah menjadi Sarjana Syariah dan sekarang menjadi Sarjana Hukum sedikit banyak mempengaruhi lulusan FSH UIN Jakarta. Ketua pelaksana seminar dan lokakarya nasional Dr. H. Abdul Halim, M.Ag., enggan memberikan komentar. Karena acara yang diselenggarakan di Diorama memang bersifat tertutup dan hanya ditujukan bagi dekan dan ketua program studi (Kaprodi) di lingkungan FSH UIN seluruh Indonesia.

(Fathur Alfarizi)

Comments