News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Harga rokok naik, ini tanggapan mahasiswa

diposting pada tanggal 21 Agt 2016 22.26 oleh Radio RDK UIN Jakarta   [ diperbarui21 Agt 2016 22.28 ]

Simpang-siur berita tentang kenaikan harga rokok, kini buming di perbincangkan oleh berbagai kalangan. Kenaikan harga yang fantastis ini, menyebabkan timbulnya asumsi masyarakat tentang manfaat dan dampaknya. Berikut tanggapan mahasiswa yang pro dan kontra terhadap prihal tersebut.(21/8)


Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Hukum Pidana Islam, semester tiga, Ali Maksum menyampaikan,  rasa keberatannya terhadap kenaikan harga ini, sebab rokok sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian orang.  “Penghasilan negara dari penjualan rokok juga cukup besar, meskipun ini hanya isu, tapi agak merepotkan juga bila benar terjadi.” Ungkapnya.


“Kenaikan harga rokok memang kurang berpengaruh bagi yang bukan perokok. Mungkin saja dengan naiknya harga rokok dapat mengurangi jumlah perokok, tapi tidak menutup kemungkinan justru muncul tindak kriminal baru karenanya.” Tutur mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) jurusan Ilmu Perpustakaan, semester sembilan, Okta Rani. Ia menambahkan, sebaiknya masyarakat diberikan penjelasan yang logis tentang alasan kenaikan harga ini.

(oleh : Siti Fatimah)

Comments