News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Himta Adakan Workshop Mine Planning Bersama Micromine

diposting pada tanggal 25 Okt 2017 17.46 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Keke Steamy Electrica sedang menjawab pertanyaan dari peserta

Himpunan Tambang (Himta) UIN Jakarta mengadakan seminar dan workshop pertambangan. Workshop yang bertemakan “Pengenalan Mine Plan dengan Software Micromine” dilaksanakan pada Selasa (25/10). Workshop diadakan di Teater dua Fakultas Sains dan Teknologi (FST) yang dimulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB, serta menghadirkan narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Business Development Manager Micromine, Keke Steamy Electricia ST., MT.

Dalam workshopnya, Keke Electricia mengatakan, micromine ialah aplikasi yang dibuat untuk memudahkan dan membantu dalam proses industri pertambangan. Micromine memiliki tiga menu utama yakni tiga dimensi (3D) Modelling untuk proses eksplorasi, Geobank merupakan data base management, dan untuk proses akhir mining menggunakan Vizex. Micromine sudah ada sejak 30 tahun lalu, pertama kali ada di Australia, dan masuk ke Indonesia pada tahun ke lima. Micromine versi terbaru selalu banyak menambahkan banyak peningkatan fasilitas, namum berkembangnnya versi micromine membuat setiap pengerjaan lebih mudah.

“Melalui workshop ini saya memberikan pengalaman dan pengetahuan mengenai pertambangan, karena dalam dunia tambang mayoritas menggunakan micromine dalam berbagai sisi,” Ujar keke.

Ketua Pelaksana, Abid Zulfaqor mengatakan, kegiatan workshop ini merupakan bagian dari rangkaian acara tahunan Himta yang bernamakan Varva Hitam. Tujuan utama diadakannya workshop untuk mempermudah mahasiswa dalam melakukan Mine Planning, dalam penggambaran menggunakan digital melalui software yaitu Micromine. Micromine sudah banyak melayani perusahaan tambang di Indonesia, sehingga hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas mahasiswa dalam bidang digital software.

“Saya berharap dengan diadakannya workshop dapat menjalin kerjasama dengan pihak Micromine, dan membantu mahasiswa dalam proses akademik pertambangan,” Ujar Abid.

(Naila Fitri)

Comments