News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Hiqma Adakan Placement Test Bagi Cata Baru

diposting pada tanggal 27 Feb 2017 09.11 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Placement test divisi qasidah

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Himpunan Qori dan Qoriah mahasiswa (Hiqma) UIN Jakarta telah mengadakan placement test bagi calon anggota (Cata) baru pada Minggu (26/2). Kegiatan yang diikuti 190 orang peserta ini bertempat di masjid dan tribun Student Center (SC) dimulai pukul 7 hingga 1 siang.

Ketua divisi Pengembangan Minat dan Bakat (PMB), Adi Putra Utama mengatakan, tidak seluruh peserta yang telah mendaftar datang mengikuti kegiatan placement test, hal ini disebabkan beberapa peserta berhalangan hadir karena izin atau sakit. “Walau demikian saya tetap merasa puas terhadap kegiatan placement test yang sudah berlangsung dan saya sangat mengapresiasi antusiasme yang ditunjukkan oleh para cata,” ungkap Adi. Adi juga mengatakan, tujuan utama dari diadakannya placement test ini adalah untuk mengukur sejauh mana kemampuan cata terutama dalam divisi yang mereka pilih, dan hal ini juga akan memudahkan penempatan cata pada divisi yang sesuai dengan bakat yang mereka miliki.

“Rangkaian kegiatan placement test terdiri atas tes tahsin yakni tulisan dan lisan, untuk lisan berupa praktik membaca alquran dengan tajwidnya, dilanjutkan dengan tes post-to-post sesuai divisi yang dipilih cata,” papar Adi. Adi menambahkan, placement test ini hanya diadakan sekali saja sebelum para cata mengikuti kegiatan di tahap selanjutnya yakni training kader (Trik). Adi berharap, semoga dengan diadakannya kegiatan ini dapat mendeteksi kemampuan cata sehingga dapat segera memberi pelatihan pada cata.

Di lain sisi, rasa senang datang dari seorang cata yang merupakan mahasiswi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) semester 2, Siti Robiah. “Ada sedikit rasa lega setelah melewati placement test, namun masih ada kegiatan Trik yang harus dijalani selama satu bulan,” ungkap perempuan yang disapa robiah tersebut. Robiah memaparkan, ada enam divisi yang ditawarkan yakni divisi shalawat, hadroh, marawis, tilawah, qasidah dan syahril quran. Robiah berharap agar nantinya selain keenam divisi tersebut Hiqma dapat membentuk divisi baru yang bergerak dalam bidang pengabdian masyarakat.

(Faizah Fitriah)

Comments