News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

HMJ Ilmu Hukum Kembali Hadirkan ULF

diposting pada tanggal 9 Jul 2017 08.27 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)  Ilmu Hukum, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) siap menyelenggarakan UIN Law Fair (ULF) 2017. Event besar yang sudah terlaksana pada tahun ke-3 ini mengusung tema Menyingkap Tafsir Konstitusi Bernafaskan Pancasila dalam Negara Hukum yang Demokratis. Terbagi menjadi dua kompetisi besar, yaitu Lomba Debat Hukum Universitas Tingkat Nasional dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang akan dilaksanakan pada 17 sampai dengan 19 November mendatang.  Tak hanya itu, akan dilaksanakan pula stadium general pra kompetisi yang menghadirkan pembicara berkompeten dalam dunia hokum.

Ketua pelaksana debat hukum tingkat nasional, Rostanop Surya Maulana memaparkan, debat hukum kali ini akan terbagi menjadi tiga babak yaitu penyisihan, semi final dan final. “Dari 16 tim yang akan berpartisipasi akan disaring hingga dua tim saja dalam babak final,” lanjut Rostanop. Rostanop menambahkan, pada ULF sebelumnya lomba debat masih bertaraf Jabodetabek dan mengalami peningkatan untuk tahun ini. Memiliki spesifikasi tema Meneguhkan Sukma Konstitusi yang Berlandaskan Jiwa Bangsa Indonesia Melalui Penegakan Hukum dalam Literatur Kekuasaan Kehakiman, Rostanop mengaku, hal ini meyangkut bagaimana mengaplikasikan dasar negara terhadap penegakan hukum di Indonesia. “Dengan target 20 universitas terbaik di Indonesia yang akan berpartisi dalam debat ULF kali ini, saya berharap debat hukum ULF 2017 dapat berjalan lancar sesuai rencana dan mendapakan dukungan penuh dari civitas akademika uin jakarta,” harap Rostanop.

Ketua pelaksana LKTI memaparkan, LKTI adalah kompetisi karya tulis ilmiah yang melewati proses riset dan penilitian dan dapat diikuti oleh seluruh mahasiswa fakultas hukum se-Indonesia. “Berbeda dengan tahun sebelumnya pada serangkaian LKTI kali ini akan dilengkapi dengan pelatihan kepenulisan karya ilmiah yang dibuka untuk peserta dan kalangan umum,” Ungkap Intanzi. Gadis bernama lengkap Intanzi Lestari ini mengaku, sampai sejauh ini kendala yang dihadapi baru masalah internal kepanitian, seperti selisih pendapat dan hal kecil lainnya. Intanzi berharap, tidak hanya LKTI, tapi seluruh rangakaian ULF 2017 kali ini dapat berjalan lancar dan lebih baik dari tahun kemarin tanpa kendala apapun.

Syarifatul Adibah

 

Comments