News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

HMJ Kessos Adakan Disaster Managemen

diposting pada tanggal 13 Sep 2017 17.06 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Abdul Rahman, S.H, M.H. memaparkan materi terkait mitigasi bencana

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kesejahteraan Sosial (Kessos) mengadakan kegiatan pelatihan Disaster Management bertajuk “Peran Teknologi dan Budaya Lokal dalam Mitigasi Bencana” yang diisi oleh narasumber instruktur pemadam kebakaran (damkar), yaitu Jaidon Abdul Rahman, S.H, M.H. Kegiatan yang merupakan salah satu rangkaian acara dari Pekan Raya Kesejahteraan Sosial (Perak) tersebut, dilaksanakan di Teater 2 Aqib Suminto dari pukul 14.00 WIB hingga 17.00 WIB, Rabu (13/9).

Dalam penyampaiannya, Jaidon Abdul Rahman mengungkapkan, jenis bencana yang disebabkan ulah manusia yang paling sering terjadi di Indonesia ialah kebakaran.

“Paling sering terjadi adalah kebakaran rumah, untuk menghindari hal tersebut, setiap rumah hendaknya memiliki alat pemadam api ringan (APAR) atau yang lebih dikenal tabung merah pemadam,” ungkap Jaidon.

Dirinya menjelaskan, kegiatan yang memicu terjadinya kebakaran biasanya ketika memasak lupa untuk mematikan kompor, merokok didalam rumah akan menjadi bahaya bila sisa puntung rokok masih terdapat bara api, sehingga bara tersebut akan menjalar ke bahan yang mudah terbakar. Selain itu, korsleting listrik juga dapat memicu kebakaran, karena berasal dari percikan api yang keluar kemudian merambat ke bahan yang mudah terbakar sehingga terjadi kebakaran. Jaidon menambahkan, jika api sudah membesar, jangan disiram dengan air, hal tersebut memicu api bertambah besar, karena terdapat perbedaan volume api dengan air. Untuk benda yang terbakar dengan api tidak terlalu besar, bisa menggunakan karung atau handuk yang dibasahi air, agar oksigen tidak masuk dan api akan padam.

“Saya berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan informasi dan ilmu yang bermanfaat, agar jumlah bencana kebakaran di Indonesia menurun,” ungkap Jaidon.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom), jurusan Kessos semester tiga, Windi Setyani mengungkapkan, kegiatan ini sangat membantu mahasiswa dalam menambah wawasan mengenai bencana yang kerap terjadi dilingkungan sekitar.

“Dulu saya pernah mengalami sebuah kejadian ketika kompor dirumah hampir terbakar karena lupa dimatikan, hal yang saya lakukan ialah menutup api tersebut dengan handuk besar yang dibasahi air,” ujar mahasiswa yang kerap disapa Didih.

(Naila Fitri)

Comments