News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

HMJ Tarjamah Siap Selenggarakan Milad Jurusan Ke-21

diposting pada tanggal 20 Feb 2018 17.45 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Himpunan Mahasiswa Jurusan Tarjamah sedang mempersiapakan diri dalam menyambut Milad Tarjamah di tahun 2018 ini. Acara yang bernama Mahrajaan Tarjamah XXI merupakan suatu acara tahunan dan meliputi banyak kegiatan di dalamnya. Rangkaian kegiatan acara ini akan dilaksanakan di Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) pada 13 sampai 15 Maret 2018.

Ketua HMJ Tarjamah, Muhammad Zamachsyari Chawarazmi mengatakan, dalam memperingati milad jurusan tarjamah yang ke-21 ini akan dilaksanakan beberapa kegiatan acara untuk menyemarakkan milad. Mulai dari khataman Alquran bersama mahasiswa dan dosen jurusan Tarjamah, pemotongan tumpeng, perlombaan, dan terdapat talkshow. “Perbedaan milad tarjamah tahun ini dengan tahun lalu ialah dari segi konsep sangat berbeda dan rangkaian-rangkaian acaranya, tetapi substansinya tetap untuk memperingati milad tarjamah agar menjadi jurusan yang inovatif dan mendunia,” ujarnya. Lelaki yang akrab disapa Zama ini menambahkan, kendala dalam mempersiapkan acara ini hanya komunikasi yang terjalin antar anggota masih kurang baik. Zama juga memberikan harapannya, agar HMJ Tarjamah tahun ini bisa lebih merakyat, lebih terbuka, lebih baik dalam segalanya daripada tahun sebelumnya. “Untuk mahasiswa Tarjamah sendiri dapat merealisasikan apa yang menjadi motto program studi tarjamah, yaitu inovatif mendunia,” pungkasnya.

Mahasiwa jurusan Tarjamah semester dua, Tubagus Agnia Wiramulyana mengatakan, acara milad tahun ini diyakininya akan menjadi lebih menarik dengan acara milad tarjamah di tahun sebelumya, karena masih semangatnya mahasiswa semester dua untuk menunjukkan diri bahwa mereka bisa memberikan yang terbaik untuk merayakan milad jurusannya. Tubagus menambahkan, koordinasi dengan pihak Kepala Jurusan (Kajur) sangat sulit, itu pula yang menjadi hambatan bagi HMJ dalam melaksanakan acara milad ini. “Semoga HMJ lebih giat lagi dalam melaksanakan program kerjanya, karena jurusan kami juga sudah mulai dikenal oleh kalangan luar. Jadi kita harus bisa menunujukkan kecantikan intelektual agar dapat menjadi penerjamah yang baik dan penerjemah yang berguna bagi masyarakat luar,” ujarnya.

(Muhammad Fajan)

Comments