News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Ini Dia, Bahaya Tidur Setelah sahur

diposting pada tanggal 13 Jun 2016 02.02 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Dalam bulan suci Ramadhan ini, tentu setiap muslim akan bangun lebih awal untuk santap sahur. Berbagai makanan untuk sahur pun tersedia, mulai dari mie instan hingga berbagia sayur dan lauk. Setelah sahur diakhiri dengan minum dan berniat puasa, lalu apakah yang dikerjakan selanjutnya. Sebagian orang memilih untuk tilawah dan sebagian lagi kembali tidur. Pilihan kembali tidur ternyata kurang baik, berikut alasannya.

 

Ustadz Ali Hidayat LC M.A menjelaskan, dari sisi agama kembali tidur akan mengurangi peluang orang untuk mendapatkan keberkahan. Sebab Rasulullah SAW memohon kepada Allah SWT, untuk menurunkan keberkahan kepada umatnya di pagi hari. “Seperti dalam hadist riwayat Abu Dawud yang berbunyi, Nabi memohon Yaa Allah berkahilah umatku di waktu pagi.” Terang Ali.  Beliau menegaskan, hendaknya umat muslim bertilawah ataupun mengerjakan hal yang bermanfaat setelah sahur.

 

Dokter Mei Riska dilansir dari situs halosehat.com menjelaskan, dari sisi kesehatan paling tidak ada 6 bahaya yang berpeluang menyerang seseorang yang sering melakukan kebiasaan buruk itu. yakni obesitas, serangan jantung, diabetes, asam lambung, heart burn rasa panas dan tidak nyaman pada dada terakhir gasteopageal efek lanjutan dari heart burn. “Mengingat dampak yang kurang baik, dari tidur setelah sahur bagi kaum muslim disarankan untuk bersahur di akhir waktu, membaca al quran ataupun berzikir dan dilanjutkan dengan sholat subuh berjamaah,” lanjut Mei.


(oleh : siti fatimah)

Comments