News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Jelang Satu Tahun Prodi Baru FU

diposting pada tanggal 27 Feb 2017 09.08 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Saat ini, program studi (Prodi) baru Ilmu Tasawuf dan Ilmu Hadits di Fakultas Ushuluddin (FU) hampir menginjak usia ke-1 tahun. Prodi baru ini disahkan sejak 2016 lalu berdasarkan surat keputusan dari kementerian agama (Kemenag). Alasan yang melatarbelakangi terbentuknya prodi tersebut adalah karena banyaknya tenaga pengajar di FU yang merupakan lulusan di bidang ilmu tasawuf dan ilmu hadits. Selain itu juga, didasari atas peraturan Kemenag tentang perubahan nomenklatur yang berhubungan dengan prodi-prodi.

Menurut Wakil Dekan (Wadek) III FU, Prof. Dr. M. Ikhsan Tanggok, M.Si. mengatakan, selain adanya penambahan prodi baru, juga terjadi perubahan nama pada prodi-prodi lama. “Beberapa prodi yang berganti nama di antaranya yakni prodi tafsir hadits berganti menjadi prodi ilmu alquran dan tafsir (Iqtaf), prodi perbandingan agama menjadi prodi studi agama-agama, prodi aqidah dan filsafat menjadi prodi aqidah dan filsafat islam,” papar Ikhsan.

Wadek III tersebut juga mengatakan persiapan dua prodi baru tersebut saat ini mulai memasuki semester ke-2. “Sementara, untuk jumlah kelas sejauh ini baru ada satu kelas saja dan kebanyakan mahasiswa yang memilih prodi ini merupakan lulusan pesantren dan aliyah, hanya satu atau dua orang yang berasal dari sekolah umum,” jelasnya.

Terkait tahun ajaran baru mendatang, lelaki bergelar profesor ini berujar, bahwa para calon mahasiswa dapat melihat seluruh jurusan yang terdapat di FU melalui website FU maupun website UIN Jakarta. “Semoga dengan adanya prodi-prodi baru ini minat mahasiswa dapat lebih besar lagi kedepannya dan FU dapat menambah kuota untuk satu kelas lagi di tiap prodi,” harap Ikhsan.

Mahasiswa jurusan Ilmu Hadits semester 2, Asri Oktaviani merasa senang dengan prodi-prodi baru di FU. “Prodi baru ini dapat menarik minat calon mahasiswa baru untuk memilih FU sebagai pilihannya dalam melanjutkan studi,” ungkap Asri. Asri berharap agar prodi-prodi baru tersebut dapat terus mengalami perkembangan yang baik.

(Faizah Fitriah)

Comments