News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Kenali Cara Mengatasi Kesulitan Belajar

diposting pada tanggal 12 Nov 2017 16.11 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Prof. Mujib memberikan cinderamata kepada Oki Setiana Dewi

Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi (DEMA Fpsi) menyelenggarakan acara seminar nasional learning disability dengan tema bertajuk “Raising Awareness of Learning Disability” pada Jumat (10/11) di Teater Zakiyah Drajat. Seminar ini turut mengundang narasumber Oki Setiana Dewi yaitu da’i dan kandidat doktor program pengkajian Islam konsentrasi pendidikan Islam di UIN Jakarta. Selain itu, ada Neneng Tati Sumiati sebagai dosen FPsi UIN Jakarta dan Dokter Agustiyawati sebagai pakar bidang learning disabilitas. Dalam seminar tersebut para peserta akan mendapatkan sertifikat, goodie bag dan free consultation dengan Yayasan Pantara yang bergerak dibidang pendidikan dan sosial.

Dokter Agustiyawati sebagai pakar bidang learning disability  menjelaskan, kesulitan belajar atau learning disability hanya bisa diatasi dengan memberikan pelajaran dengan cara yang berbeda. Seperti sejumlah tokoh besar yang mengalami kesulitan belajar di masa kanak-kanak, namun berhasil dikemudian hari seperti Albert Einstein, Thomas Alfa Edison, Sydney Sheldon, Roosevelt hingga wakil presiden, Rockefeller. Keberhasilan mereka dalam belajar, adalah dikarenakan mereka belajar dengan cara yang berbeda. Seperti cara tipe auditori dengan cara mendengarkan, mereka memiliki kemampuan berpikir logis analitis dan memiliki urutan dalam berpikir. Mereka cenderung menyukai pelajaran yang menyangkut analisa bunyi dan angka dan mengikuti arahan atau petunjuk dengan keteraturan. Selanjutnya tipe visual anak dengan gaya belajar dengan cara melihat, mereka harus mempunyai gambaran di dalam otaknya untuk memahami pelajaran, dan tipe taktil-kinestesis yaitu anak dengan tipe ini belajar dengan cara menyentuh dan bergerak. Mereka menyukai contoh-contoh konkrit dan mempelajari berbagai hal yang bisa mereka sentuh dan berada dalam jangkauannya. Praktikum adalah metoda belajar yang paling mereka sukai.

Kesulitan belajar atau learning disability adalah suatu kondisi dalam proses belajar yang ditandai dengan hambatan-hambatan tertentu dalam mencapai tujuan belajar. Kondisi ini ditandai dengan kesulitan dalam tugas-tugas akademik. Untuk lebih lanjut Oki Setiana Dewi, menjelaskan kondisi kesulitan ini bisa ditandai dengan problem-problem neurologis atau otak dan sistem saraf maupun sebab-sebab psikologis sehingga prestasi belajarnya tidak sesuai dengan potensi dan usaha yang dilakukan.

“Kesulitan belajar ini merupakan gangguan yang tidak dapat hilang dan akan terus dibawa oleh seorang anak. Namun mereka tetap bisa berkembang optimal sesuai dengan kecerdasan yang mereka miliki. Semakin banyak orangtua mengetahui tentang kesulitan belajar dan perbedaan cara belajar, semakin dapat orangtua membantu diri anak mengatasi masalah learning disability,” jelas Oki.

(Shari Ayu)

Comments