News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Kenali Pentingnya Adab dan Akhlak dalam Menuntut Ilmu

diposting pada tanggal 1 Okt 2017 05.41 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Menuntut ilmu tidak harus di dalam ruang kelas
source : @wordpress.com

Menuntut ilmu adalah amalan mulia yang akan mempermudah penuntutnya jalan menuju surga. Sehingga seorang murid, dituntut untuk memperhatikan adab-adabnya saat belajar di kelas maupun dimana saja. Hal ini karena amalan yang mulia harus dilakukan dengan cara yang mulia pula. Bahkan ulama salaf dahulu sangat memperhatikan adab dalam belajar, sampai-sampai mereka mementingkan adab terlebih dahulu sebelum belajar ilmu.

Seorang penuntut ilmu wajib mengetahui dan mempelajari adab-adab menuntut ilmu yang harus dikuasai. la harus mengikuti jejak para Salafush Shalih dalam mencari ilmu dan beradab dengan ilmu yang telah diraih. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menerangkan tentang Islam, termasuk di dalamnya masalah adab. Seorang penuntut ilmu harus menghiasi dirinya dengan adab dan akhlak mulia.

Yazid bin Abdul Qadir Jawas dalam bukunya “Adab dan Akhlak Penuntut Ilmu”  mengatakan, adab dan akhlak yang baik adalah bagian dari amal shalih yang dapat menambah keimanan dan memiliki bobot yang berat dalam timbangan kebaikan. Adab-adab eorang thalabul ilmi (penuntut ilmu) harus mengamalkan ilmunya dengan menerapkan akhlak yang mulia, baik terhadap dirinya maupun kepada orang lain. selain itu, Rasulullah SAW pun mengajarkan harus mempunyai niat ikhlas karena Allah dalam menuntut ilmu, ikhlas  dalam mengamalkan ilmu, ikhlas dalam mengajarkan dan mendakwahkan ilmu. agar ilmu yang dikaji dan dipelajari menjadi ilmu yang bermanfaat, karena menuntut ilmu bukan karena Allah ta’ala, termasuk dosa besar, penyebab tercegah dari aroma surga danAallah menyediakan adzab yang pedih, bahkan orang yang menuntut ilmu bukan karena mengharap wajah Allah termasuk orang yang pertama kali di panaskan api neraka.

Imam Ibnu Jama’ah menjelaskan bagaimana seorang muslim dapat ikhlas dalam menuntut ilmu yaitu meluruskan niat dan tujuan menuntut ilmu tidak semata-mata memperoleh keuntungan duniawi, seperti kepemimpinan, jabatan, kehormatan, harta atau berbangga dihadapan teman-temannya bahkan hanya ingin diagungkan manusia. Dengan begitu pentingnya membersihkan hati dari akhlak yang buruk dan memohon ilmu yang bermanfaat kepada Allah dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu dan menjauhkan diri dari dosa dan maksiat dengan bertaqwa kepada Allah.

(Shari Ayu)

Comments