News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Ketahui Apakah Benar Micin Berdampak Buruk

diposting pada tanggal 28 Nov 2017 16.36 oleh Radio RDK UIN Jakarta
penyedap rasa atau micin
sumber : klikbontang.com

“Generasi Micin” menjadi kalimat yang populer belakangan ini. Kalimat itu biasanya juga bersamaan dengan istilah “Kids Zaman Now”, kalimat yang ditunjukan kepada para remaja dengan tingkah yang membuat geleng-geleng kepala. Generasi micin merujuk pada anak zaman sekarang yang melakukan hal bodoh tanpa berfikir terlebih dahulu, sehingga membuat warganet menganggap karena terlalu banyak mengkonsumsi penyedap rasa. Hingga kini, masih menjadi perdebatan apakah penyedap rasa monosodium glutamat (MSG) atau micin memiliki pengaruh pada kinerja otak atau tidak.

Melalui artikel di laman Hellosehat, dr. Ivena menuturkan kandungan asam glutamat dapat membuat sel-sel saraf otak lebih aktif dan membuat makanan lebih lezat. Efek samping setelah mengonsumsi makanan yang megandung MSG memang terjadi pada sistem saraf otak, karena itu MSG secara tidak langsung membuat seseorang menjadi “lemot”. Ivena menjelaskan lemot atau lemah otak adalah penurunan fungsi kognitif otak, antara lain berpikir logis, mengambil keputusan, merekam informasi ke dalam ingatan, dan menjaga konsentrasi.

“Otak memiliki banyak saraf yang bertugas menerima berbagai macam rangsangan, saraf yang bertugas menerima rangsangan disebut reseptor yang jumlahnya ada dibagian hipotalamus otak. Sedangkan glutamat dalam penyedap rasa punya banyak reseptor, maka efek kebanyakan glutamat di otak bisa membahayakan reseptor-reseptor dalam otak jadi terangsang berlebihan,” papar dr. Ivena.

Menurutnya, jika dikonsumsi secara terus menerus akan membuatan aktivitas reseptor yang berlebihan menyebabkan kematian neuron. Padahal neuron merupakan sel-sel saraf penting untuk menjalankan fungsi kognitif otak. Kematian neuron berarti fungsi kognitif otak turun dan menyebabkan seseorang menjadi lemot atau lemah.

Mahasisa Fakultas Ilmu Kesehatan dan Kedokteran jurusan Kedokteran semester tiga, Janis Kansaf mengatakan, dari artikel dan berdasarkan berapa uji lab, memang benar bahwa MSG memiliki efek buruk bagi sistem saraf, dampaknya menyebabkan seseorang sakit kepala, insomnia, dan kelelahan, serta dapat berpengaruh terhadap kinerja seseorang dan berdampak negatif. Janis menuturkan, lebih baik menggunakan rempah-rempah asli untuk penyedap rasa. “Karena Indonesia merupakan negara kaya rempah-rempah, tentu tidak sulit untuk mengkonsumsinya,” imbuh Janis.

(Naila Fitri)

Comments