News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Ketahui Manfaat Posisi Tidur Menghadap Sisi Kanan

diposting pada tanggal 24 Jan 2018 12.30 oleh Radio RDK UIN Jakarta   [ diperbarui24 Jan 2018 12.37 ]

Hal yang biasa orang lakukan saat setelah mengantuk adalah tidur. Hingga terkadang bila sudah mengantuk, tak sedikit yang mudah tertidur dalam kondisi bagaimanapun. Ada banyak posisi tidur yang dapat dilakukan oleh setiap orang. Namun terdapat posisi yang baik dilakukan ketika tidur, sehingga dapat memberikan banyak manfaat, baik secara jasmani maupun rohani.

Kepala Sekolah, Sekolah Pemikiran Islam, Kalibata, Jakarta, bernama Muhammad Fahim Hilmi mengatakan, tidur berbaring dengan posisi ke kanan itu banyak manfaatnya. Sesuai yang dikatakan oleh Ibnul Qayyim yaitu, tidur berbaring pada sisi kanan dianjurkan dalam Islam agar seseorang tidak kesusahan untuk bangun shalat mala. “Tidur berbaring pada posisi kanan bermanfaat pada jantung. Sedangkan tidur berbaring pada sisi kiri berguna bagi badan. Namun membuat seseorang semakin malas,” terangnya. Fahim melanjutkan, selain itu terdapat anjuran dalam Hadits Rasulullah Saw. bersabda “Jika kamu mendatangi tempat tidurmu, maka wudhu untuk shalat lalu berbaringlah pada sisi kanan” Hadits Riwayat (HR) Bukhori Muslim.

Mahasiswa UIN Jakarta, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom), jurusan Jurnalistik, semester satu, Yogi Permana mengatakan, tidur berbaring  ke kanan itu merupakan sunnah dari Rasulullah. "Bahkan kalau bisa, pada saat miring ke kanan itu hadapnya ke arah kiblat. Selain itu, dalam hal medis juga dikatakan, pada saat tidur miring ke kanan, organ-organ tubuh akan beristirahat. Terutama organ yang berada dibagian kiri," ungkapnya. Ia melanjutkan, organ tubuh yang berada di sebelah kiri itu lebih banyak bekerja dibanding dengan organ yang di bagian kanan. "Saya merasa lebih nyaman tidur dengan posisi menghadap sisi kanan, karena saat bangun tidur, badan tidak terasa lelah atau sakit," tutupnya.

Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), jurusan Pendidikan Agama Islam  (PAI) semester satu, Firnanda Yulianti mengaku pernah tidur berbaring menghadap ke kiri. Namun ia justru mengalami beberapa masalah, seperti di saat pertengahan tidur pernafasannya menjadi kurang teratur. “Saat bangun pun badan terasa masih kurang segar dan nyaman, sehingga kini saya lebih memilih tidur dengan posisi berbaring ke kanan,” akunya. Perempuan yang akrab disapa Nando ini melanjutkan, tidur berbaring pada posisi kanan itu disunnahkan karena Rasulullah sendiri melakukan yang demikian. “Saya sendiri apabila tidur dengan posisi berbaring miring ke kanan, merasa tidurnya lebih nyaman, nyenyak dan tenang. Sehingga ketika bangun badan terasa lebih fit,” tandasnya.

(Syifa Nurisnaini Kaltsum)

Comments