News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

KMPLHK Ranita Wujudkan Kepedulian Terhadap Korban Bencana

diposting pada tanggal 26 Feb 2017 06.44 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Relawan Ranita sedang membantu di dapur umum

Kelompok Mahasiswa Pecinta Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan (KMPLHK) Kembara Insani Ibnu Batuttah (Ranita) UIN Jakarta wujudkan kepeduliaan terhadap korban banjir di Desa Babelan, Bekasi, Jawa Barat. Melalui pengiriman relawan anggotanya sebanyak dua orang, yakni divisi Search and Rescue (SAR) dan divisi Disaster Management (DM) sejak selasa (21/2) Lalu.

Ketua umum KMPLHK Ranita, Ahmad Barqu Syudjai menuturkan, alasan yang melatarbelakangi pengiriman relawan tersebut karena Ranita sendiri merupakan organisasi yang bergerak di bidang lingkungan hidup dan kemanusiaan, sehingga menolong sesama sudah menjadi titik fokus organisasi ini. Ahmad menambahkan, kegiatan yang dilakukan para relawan di Babelan, Bekasi itu adalah mendirikan dapur umum dan logistik. “Terkait kriteria anggota yang dikirim itu adalah para anggota yang sudah capable dan expert di bidang DM dan SAR,” ungkap lelaki yang akrab disapa Berpa tersebut.

Berpa memaparkan, dalam setiap aksinya Ranita tidak hanya sekadar menolong, namun juga memberikan edukasi manajemen kebencanaan kepada masyarakat terkait kesiapan dan ketanggapan jika sewaktu-waktu tertimpa bencana. “Hal ini bertujuan agar nantinya masyarakat tidak hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah yang tidak dapat diketahui dengan pasti kapan datangnya, maka dari itu masyarakat diharapkan untuk mandiri,” tambah Berpa.

Berpa mengatakan, kondisi di lokasi saat ini sudah hampir kondusif. “Beberapa warga yang rumahnya mulai surut sudah  membersihkan rumah mereka dari endapan lumpur, sementara yang rumahnya masih terendam banjir hanya bisa menunggu air untuk surut,” lanjut Berpa. Tak hanya berbicara mengenai banjir di Babelan, Berpa juga berharap terutama bagi seluruh civitas akademika UIN Jakarta agar terus menerapkan budaya tolong-menolong di kalangan masyarakat dan mewujudkannya dalam bentuk rasa empati dan kepedulian terhadap korban bencana.

Di lain sisi, Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi (Infokom) KMPLHK Ranita, Ubaidi Abdillah mengungkapkan, bahwa relawan tak hanya diturunkan di lokasi banjir Babelan, Bekasi. “Lima orang anggota Ranita juga ikut turun dalam pencarian korban hilang di Ciliwung,” jelas Ubaidi. Lima relawan itu terdiri dari empat orang divisi SAR dan satu orang divisi DM. Ubaidi menambahkan pengiriman relawan ini juga dilakukan semata-mata karena wujud kepedulian Ranita terhadap kemanusiaan.
(Faizah Fitriah)
Comments