News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Komda FAH Ajak Mahasiswi Ikut Mukhayyam Qur’an

diposting pada tanggal 4 Jun 2017 20.55 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Source : instagram @ldksyahid

Komisariat Dakwah (Komda) Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) yang berada di bawah naungan UKM Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Syahid akan mengadakan acara Mukhayyam Qur’an dengan tema “Al-Quran di hati, Murojaah sampai mati” pada Jumat (9/6) hingga Minggu (11/6) di Villa Duta Nusantara Bogor.

Acara yang diperuntukkan untuk perempuan ini mempunyai rangkaian kegiatan mukhayyam Qur’an, tahsin memperbaiki, membaguskan, atau memperindah tiap bacaan-bacaan yang ada di Al-Quran. Selanjutnya ada talaqqi yaitu suatu cara belajar dan mengajar Al-Quran dari Rasulullah SAW dengan berhadapan langsung  antara murid dengan mentor dengan cara murid duduk dihadapan mentornya untuk memperdengarkan bacaan Al-quraan secara langsung tanpa perantara alat lain, dan terakhir diskusi tentang motivasi  menghafal dan menjaga Al-Quran.

Koordinator acara, Sita Rosidah mengatakan, mukhayyam adalah suatu cara berkemah  di suatu tempat tertentu dan merupakan program menghafal Al-Quran intensif selama tiga hari dengan dipandu oleh fasilitator. Manfaat yang didapat yaitu mendapatkan ilmu, adanya keteraturan, kedisiplinan, serta menyatukan jiwa dan menyuarakan kebersamaan dengan Al-Quran. Sita menambahakan, hanya dengan membayar Rp 35.000 sudah termasuk penginapan dengan ruangan ber ac, konsumsi makan untuk berbuka dan sahur sebanyak dua kali, sertifikat, doorprize, dan teman baru.

Humas acara, Zulvi Nur Qolbi mengungkapkan, para pendaftar yang ingin berpartisipasi  sudah bisa dikatakan lumayan banyak. “Dari segi persiapan untuk acara sudah matang baik dari penginapan, fasilitas untuk para peserta, mentor, dan sebagainya. Panitia sudah bekerja keras agar acara tersebut berjalan lancar. Semoga mukhayyam Al-Quran bisa mendatangkan perubahan ke arah positif dan manfaat serta kebaikan bagi para peserta bisa termotivasi untuk menghafal dan mempelajari Al-Quran. Semoga isi Al-Quran bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Zulvi.

(Shari Ayu)

Comments