News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Kondisi Memprihatinkan Masjid A-Jami'ah UIN Jakarta

diposting pada tanggal 21 Nov 2016 18.59 oleh Radio RDK UIN Jakarta   [ diperbarui21 Nov 2016 19.00 ]
Masjid yang dinamakan Al-Jami’ah ini merupakan masjid yang didirikan ditengah berdirinya kampus 1 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Belakangan ini, beberapa keluhan mahasiswa maupun dosen terhadap kondisi fisik dan sosiologis dari masjid yang cukup megah ini. Kebersihan dan fungsionalitas masjid yang kurang dirawat menjadikan tempat ibadah ini terlihat kumuh. Banyak nya fasilitas yang rusak seperti hal nya kamar mandi dan tempat wudlu menjadikan para penggunanya kurang nyaman dalam beribadah.

Sudah hal yang biasa jika menemukan kerusakan pada tempat wudlu dan kamar mandi, tak jarang juga kita harus mengantri hanya sekedar untuk buang air dan wudlu, terlebih lagi saat hari jumat seperti ini, banyak nya kran yang mampet dan fasilitas kamar mandi yang rusak membuat kami kadang berdesakan untuk mengantri,” ungkap Novendri, mahasiswa FTIK, P.Biologi Jum’at (14/10).

Disamping fasilitas, kurangnya tingkat kebersihan terhadap lingkungan masjid Al-jamiah. Kumuh nya lingkungan masjid ditambah dengan bau yang kurang sedap pun menambah citra masjid ini semakin memprihatinkan.  Menyikapi hal ini, salah satu dosen Fakultas Tarbiah dan Ilmu Keguruan (FTIK),  Ahmad Sholeh Hasan turut  mengatakan, kondisi masjid yang sedemikian dapat juga dibilang kronis, sering kita jumpai sampah dan bau yang kurang sedap diserambi masjid.

Adanya fenomena yang seperti ini, dikarenakan banyak pengguna yang kurang memiliki kesadaran terhadap tempat ini (masjid), mereka tidak acuh terhadap kondisi tempat yang digunakan. Terlebih lagi tak jarang mahasiswa yang ke masjid bukan untuk beribadah, tetapi untuk sekedar berkumpul dan bahkan ada pula yang tidur di dalam masjid, sebenarnya ini sudah merupakan kesalahan fungsional yang tidak mereka sadari dampak nya terhadap orang banyak,terang Sholeh.

Ia menyebutkan, sampai sekarang masih terlihat adanya ketidak pantasan baik dari segi fasilitas maupun kualitas dalam masjid yang berdiri di lembaga tinggi keislaman ini.  Padahal, apabila mahasiswa peduli terhadap Masjid Al-Jami’ah ini, sudahlah pasti membawa banyak kemaslahatan bagi orang banyak.

“Harapan nya kedepan semoga rekan rekan mahasiswa UIN memiliki tingkat kesadaran dalam menjaga tempat ibadah ini dan dapat menggunakan masjid ini sesuai dengan fungsi nya, karena itu merupakan tempat ibadah kita,” ujar  DEMA Fakultas Syariah Hukum, Muhammad Shodiq , jurusan Hukum Keluarga Semester 3. Dalam aspek ini, ia melanjutkan, apabila mahasiswa ikut berperan terhadap keberadaan masjid Al-Jami’ah, tidak dipungkiri bahwa masjid yang sudah dibangun megah ini memiliki citra positif sebagai salah satu Icon UIN Jakarta sebagai salah satu universitas Islam terbaik di Indonesia.



(oleh: CJ Arie Ekawie Baskhoro / FSH 2016)

Comments