News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Kongres Nasional dan Seminar HMPII UIN Alauddin Makassar

diposting pada tanggal 21 Nov 2017 10.20 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Foto bersama para delegasi UIN Jakarta dengan salah satu anggota HMPII

Himpunan Mahasiswa Perpustakaan dan Informasi Indonesia (HMPII) menggelar Seminar Nasional dan Kongres ke VI, yang diadakan di UIN Alauddin Makassar sebagai tuan rumah. Kegiatan ini juga mengundang Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Jurusan Ilmu Perpustakaan, dengan mengirim tiga delegasinya untuk menghadiri Kongres dan Seminar Nasional pada Jumat (17/11) sampai  Senin (20/11). Tema kegiatan ini yaitu “Tranformasi Perpustakaan sebagai Ruang Literatur dan Pengembangan Masyarakat”, selain itu kegiatan yang dilaksanakan merupakan hasil keputusan pada Kongress HMPII di Universitas Padjajaran tahun lalu.

Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan, Mochammad Fachrul Rizaldy, mengatakan, HMPII merupakan ajang pengamatan perkembangan perpustakaan dalam skala nasional yang dikembangkan sebagaian besar akademisi di beberapa perguruan tinggi. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dua tahun sekali, dengan bertujuan meningkatkan insight calon professional bidang informasi indonesia dalam menghadapi era digital. Arul menuturkan, acara penyambutan dan seminar dihadiri kepala Perpustakaan Pusat UIN Allauddin Makassar, dan Kepala Perpustakaan Nasional. Sedangkan dalam kegiatan Kongres membahas tentang laporan pertanggung jawaban, musyawarah kerja nasional, dan merancang kepengurusan yang baru.

“Melalui kegiatan Kongres Nasional dan Seminar dapat menambah wawasan, bertukar pikiran dengan mahasiswa dari berbagai perwakilan wilayah di Indonesia,” Ujar Arul.

Mahasiswa FAH, jurusan Ilmu Perpustakaan semester tiga, Indri Rahayu mengatakan, sebagai delegasi dari semester tiga anggota HMJ Ilmu Perpustakaan, telah mempelajari banyak hal tentang keorganisasian, perkembangan perpustakaan serta bertukar pikiran pada mahasiswa lain dari berbagai daerah di Indonesia. Pengalaman menarik ini tidak akan terlupakan begitu saja, karena kegiatan tersebut membuat keyakinan akan potensi pustakawan di masa yang akan datang.

“Kegiatan Kongres Nasional dan Seminar telah menyadarkan akan pentingnya peran pustakawan pada dimasa yang akan datang. Kegiatan ini juga telah membuktikan dari berbagai banyak perbedaan dapat menyatukan visi yang kokoh,” Ujar Indri.

(Naila Fitri)

Comments