News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

KOPI MD Bersama HMJ MD

diposting pada tanggal 6 Mar 2017 17.12 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Mahasiswa Manajemen Dakwah sedang berdiskusi bersama Drs. Study Rizal Lk, Ma.

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Dakwah (MD) rupanya memiliki acara rutin tiap dua minggu sekali, yakni diskusi terbuka bagi seluruh mahasiswa MD maupun seluruh civitas akademika Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta. Diskusi ini dikenal dengan sebutan “Kopi MD” yang merupakan akronim dari “Ketika Otak Perlu Inspirasi, Maka Diskusi”. “Kopi MD” yang membahas tentang “Korelasi Negara, Agama, dan Budaya Sebagai Sistem Kehidupan”, diadakan di lobby Fdikom pada Senin (6/3) pukul 15.00 WIB. Acara diskusi ini diisi oleh pemateri yang merupakan dosen pengajar di jurusan MD yaitu Drs. Study Rizal Lk, Ma.

Wakil ketua HMJ Yusril Mohammed mengungkapkan, sebelum menentukan tema yang diangkat pada forum diskusi dilakukan survei terlebih dahulu oleh Departemen Penilitian dan Pengembangan (Litbang) guna mencari tahu isu-isu yang sedang happening di kalangan mahasiswa. “Setelah survei, dirembukkan kembali bersama Departemen Kemahasiswaan. Sementara untuk kriteria pemateri, merupakan orang-orang yang sudah mumpuni dan expert dibidangnya, serta diundang secara sukarela,” papar Yusril.

Selain itu, Yusril juga mengatakan kegiatan diskusi ini merupakan tradisi turun temurun dari periode kepengurusan HMJ di tahun 2010. Dengan adanya forum diskusi terbuka ini, ia berharap agar mahasiswa dapat lebih berpartisipasi lagi, guna membantu mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di kelas melalui tukar pikiran pada forum diskusi terbuka.

Sama halnya dengan Wakil HMJ, mahasiswi MD semester dua, Fauziah juga memberikan kesan yang baik terhadap “Kopi MD”. Menurutnya, hal ini sangat bagus terlebih bagi acara ini sangat pas untuk mengisi waktu senggang mahasiswa. Bagi Fauziah, ilmu tidak hanya didapat dari dalam kelas, melainkan juga dari tukar pikiran saat berdiskusi. “Terkadang beberapa tema diskusi yang diangkat masih belum mampu menyentuh kalangan mahasiswa, sehingga hal inilah yang membuat belum banyaknya mahasiswa yang berpartisipasi,” tuturnya. Fauziah berharap, agar ke depannya forum diskusi “Kopi MD” dapat lebih baik lagi atau bahkan dapat mengadakan kegiatan diskusi di ruangan indoor juga dengan menggunakan proyektor.

(Faizah Fitriah)

Comments