News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Lambang Negara Dihina, Ini Kata Mahasiswa

diposting pada tanggal 22 Mar 2016 08.47 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Dunia industri media kembali ramai terkait fenomena penghinaan lambang Negara Indonesia, yang dilakukan oleh salah seorang public figure ternama. Pasalnya, ia menjawab dengan asal mengenai waktu proklamasi kemerdekaan dan lambang sila ke-5 negara Indonesia, pada salah satu acara music di stasiun televisi swasta. Mengenai hal tersebut Kamis (17/03) lalu, awak media dan netizen tak ambil diam.

Begitupun dengan mahasiswa UIN Jakarta yang ikut memberikan komentar.

 

"Sangat tak pantas jika lambang negara dijadikan bahan candaa. Seharusnya seorang public figure mampu memilih kata yang tepat untuk dijadikan guyonan dan menjauhkan lambang negara dari materi lelucon,' ujar mahasiswa Fakultas Ushuludin (FU) jurusan Tafsir Hadits semester 4 Lukita Fahriana. Lukita menambahkan, hal ini berkaitan dengan harga diri bangsa.

 

"Semoga tak ada lagi kasus penghinaan terhadap lambang negara setelah ini. Karna menurut saya, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati," ungkap Halimah yang juga mahasiswa FU jurusan Tafsir Hadits.




(olrh : nida muharram kumala sari)

Comments