News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Launching Klinik Laktasi oleh RS UIN Jakarta

diposting pada tanggal 24 Agt 2017 16.39 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Saat pembagian doorprize seminar laktasi

Rumah Sakit (RS) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Launching Klinik Laktasi sekaligus mengadakan seminar awam mengenai RS Syarif Hidayatullah Jakarta, dan mengenai ASI dalam masa laktasi, Kamis (24/08). Acara tersebut dimulai dari pukul 8 pagi hingga pukul setengah 12 siang di Aula lantai 5 RS Syarif Hidayatullah Jakarta. Seminar mengenai ASI tersebut, mengambil tema “Mengapa ASI Membuat Anak sehat dan Pintar?” yang dinarasumberi oleh dr. Asti Praborini SpA, IBCLC. Adanya acara ini pun adalah untuk launchingnya klinik laktasi di RS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada bulan September mendatang. Kegiatan ini pun dihadiri oleh puluhan ibu yang telah memiliki anak, maupun calon ibu yang memeraihkan. Acara tersebut ditutup dengan membagikan doorprize bagi yang beruntung.

Narasumber dalam seminar laktasi, dr. Asti Praborini SpA, IBCLC. mengungkapkan, laktasi ialah suatu masa dari seorang perempuan yang sedang memproduksi ASI hingga seorang bayi dapat merasakan ASi tersebut ialah hingga usia 2 tahun. “ASI adalah suatu mukjizat bagi wanita yag diberikan Allah dengan berbagai manfaat di dalamnya, diantaranya, sebagai nutrisi bagi bayi, antibody, dan tentunya untuk adanya ikatan batin antara ibu dan bayi,” Ungkap dr. Asti. dr. Asti menambahkan, cinta tulus seorang ibu akan terasa dengan memberikan ASI disetiap harinya, bukan susu formula yang ditaruh di botol lalu didotkan ke si bayi. Hal tersebut akan terjadi beberapa masalah dan istilah tersebut dr. Asti memberi nama “bingung putting”.

Salah satu peserta seminar, Putri Intan mengaku, penambahan suatu ilmu yang berarti bagi dirinya maupun bagi pasiennya untuk menerapkan segala ilmu yang didapat dalam seminar tersebut terutama mengenai ASI induksi yang sering kali terasa gampang diabaikan, padahal berdampak pada keluarga maupun pemerintah dikarenakan administrasi pun akan terganggu dalam hal ASI induksi. “ASI induksi ini adalah suatu tindakan sewenang-wenang, memberi ASI kepada seorang bayi orang lain tanpa adanya surat perizinan yang sah, ini merupakan suatu hal yang fatal dan acapkali sering terabaikan walau sepele,” jelas perempuan yang juga seorang bidan di salah klinik daerah Bintaro tersebut.

Radhina Rifa Muthiah

Comments