News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

LCT PMR Madya dan Wira Bersama KSR UIN Jakarta

diposting pada tanggal 17 Jun 2017 10.56 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Menjadi acara rutin setiap dua tahun sekali, Korp Suka Rela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) UIN Jakarta siap menggelar Lomba Cerdas Tangkas (LCT) yang ke-enam kalinya, Senin (19/8) mendatang. LCT kali ini akan diikuti oleh anggota Palang Merah Remaja (PMR) Madya untuk tingkat SMP dan Wira untuk SMA sederajat. Tidak hanya lomba yang bersifat ke-palang merahan seperti halnya pertolongan pertama, evakuasi, dan perawatan keluarga saja, LCT juga terdapat lomba cerdas cermat, story telling, pentas seni, dan melukis tong sampah.

Ketua penyelenggara LCT, Sri Handayanti mengaku, meski sudah dilaksanakan untuk ke-enam kalinya, LCT kali ini berbeda dengan sebelumnya karena jangkauan peserta akan jauh lebih luas. Bila sebelumnya hanya mencangkup PMR Madya dan Wira Jabodetabek saja, tahun ini LCT merambah ke tiga provinsi yaitu DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Melihat wilayah yang semakin luas, perempuan yang biasa dipanggil Yanti ini mengaku kesulitan ada pada pendistribusian undangan lomba dan pengumpulan data base peserta.

Akan diikuti lebih dari 100 regu nantinya, Yanti mengaku cukup rumit dalam mengatur perizinan tempat. Namun ,perempuan berkacamata ini mengaku disposisi peminjaman tempat sudah selesai. Meski belum sampai 50 persen persiapan, yanti yakin LCT akan sukses terlaksana Agustus nanti.

Ketua umum KSR, Teo Duri Yosta mengaku bangga terhadap segenap panitia pelaksana LCT ke-enam. Hal ini berarti masih tingginya kesadaran akan pentingnya mewadahi bakat teman-teman di PMR tingkat Madya maupun Wira. Teo berharap agar panitia tetap semangat dalam mempersiapkan rangakaian acara dan tidak patah semangat karena dasarnya PMR adalah relawan masa depan.

“Untuk peserta jangan takut mencoba dan gagal. Ketika takut mencoba, berarti sudah gagal sejak awal. LCT ini sebagai wujud Tri Bakti PMR yang salah satunya adalah mempererat persahabatan, bukan menjadikannya sebagai pertarungan,” tutup Teo.

(Syarifatul Adibah)

Comments