News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

LS ADI Kritisi Pemerintah Lewat Mimbar Bebas

diposting pada tanggal 16 Feb 2016 06.09 oleh Radio RDK UIN Jakarta   [ diperbarui16 Feb 2016 07.53 ]

Penolakan Revisi UU KPK oleh Puluhan Anggota LS ADI

Lingkar Studi Aksi untuk Demokrasi Indonesia (LS ADI), mengadakan mimbar bebas, Selasa (16/02). Acara yang mengambil tema "Jangan Kamu Mengikuti Langkah-Langkah Koruptor, Sesungguhnya Koruptor adalah Musuh Bersama", berlangsung di depan Student Center UIN Jakarta. Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk penolakan sidang paripurna, terkait revisi undang-undang KPK, karena dinilai sebagai upaya pelemahan KPK. Kegiatan yang dibentuk dengan konsep Mimbar Bebas ini  menghadirkan sejumlah aktivis, yakni pendiri LS ADI Ray Rangkuti, aktivis indonesia corruption watch ICW Adnan Topan, sejumlah dosen UIN Jakarta, serta 30 mahasiswa UIN Jakarta dan Universitas Pamulang.




"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, baik kepada mahasiswa ataupun masyarakat luas, agar kritis dengan segala bentuk kebijakan pemerintah, " ujar Almuzanni Pulungan Ketua Pelaksana Mimbar Bebas.

"Alasan saya mengikuti kegiatan ini, saya merasa sebagai mahasiswa harus ikut menolak  revisi undang-undang KPK, agar langkah-langkah koruptor tertutup," ungkap peserta asal Universitas Pamulang, jurusan Pendidikan Kewarganegaraan, Fitrah Afthama.

fitrah mengharapkan agar kegiatan ini dapat memberi pembelajaran serta menjalin silaturahmi antar sesama aktivis.

(oleh : ria umala idayanti)

Comments