News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Mahasiswa Resahkan Fenomena Berita Hoax

diposting pada tanggal 25 Jan 2018 05.03 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Di era kemajuan teknologi, informasi dan komunikasi saat ini, tidak hanya memberikan dampak positif tetapi juga memberikan dampak yang negatif. Dengan kemudahan ini, tak sedikit orang-orang yang menyalahgunakan kemajuan tersebut. Misalnya seperti berita hoax. Hoax merupakan usaha untuk menipu atau mengakali pembaca atau pendengar untuk memercayai sesuatu yang bersifat tidak valid.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom), jurusan Jurnalistik semester satu, Fajri Hidayat berpendapat, berita hoax itu meresahkan, di mana berita tersebut biasanya berbentuk ancaman dan tidak terbukti kebenarannya. Ia juga menceritakan dirinya  pernah menemui berita hoax, seperti yang baru saja terjadi saat Gempa Bumi di Lebak, Banten 23 Januari lalu. “Beredar berita gempa susulan serta video yang menandakan bahwa itu dampak dari gempa tersebut dan ternyata itu hoax. Dalam berita tersebut pastinya membuat warganet menjadi panik atas berita tersebut. Lelaki yang sering disapa Paji ini berpesan, bagi warganet harap berhati-hati mengenai beredarnya berita hoax. “Lebih baik jika menemukan berita yang meresahkan jangan terpaku pada satu berita saja, tetapi mencari sumber lain untuk membuktikan kebenaran berita yang didapat,” ujarnya.

Senada dengan Paji, Khoirotunnisa, mahasiswa Fdikom, jurusan Jurnalistik semester satu menuturkan, dirinya sangat geram jika ada berita hoax seperti yang demikian. “Berita yang seperti itu bisa dikenakan pasal penipuan, sebab dari berita seperti itu dapat menimbulkan fitnah dan juga dapat meresahakan masyarakat,” komentarnya.

(Anggara Purissta Putra)

Comments