News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Mahasiswa UIN Sabet Juara I Lomba Orasi DPR RI

diposting pada tanggal 7 Feb 2018 15.14 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Meski belum genap setahun menjadi mahasiswa, Azam telah berhasil memotivasi mahasiswa lain untuk berprestasi

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Televisi Parlemen yang jatuh setiap 6 Februari, Sekretaris Jendral (Sekjen) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) mengadakan lomba orasi yang bertempat di Gedung Nusantara 2. Peserta lomba berasal dari berbagai sekolah dan universitas yang ada di Indonesia. Lomba ini menjadi wadah civitas akademika untuk menyuarakan aspirasi untuk presiden dan semua instrumen kebangsaan dan pikiran rakyat untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Peserta yang menjadi orator, mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom), jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) semester dua, Multazam Ahmad Tawalla memaparkan, ia mengetahui acara ini dari media sosial (medsos) instagram temannya. Multazam mengikuti acara ini untuk menambah pengalaman. Baginya, mengikuti lomba orasi bukanlah hal baru karena ia sudah terbiasa mengikuti lomba yang sama beberapa kali. Menurut Azzam yang paling menarik adalah peserta dari Universitas Pasundan (Unpas) dan Universitas Indonesia (UI). “Dalam rangkaian lomba ini hanya ada 5 peserta yang masuk final yaitu dari UI, Unpas, UIN Jakarta dan 2 orang perwakilan dari daerah pilihan (dapil) Jawa Barat,” ujarnya. Lelaki yang menyabet Juara 1 Lomba Orasi DPR RI 2018 dari 65 universitas di Indonesia ini merasa, juara yang ia dapatkan merupakan “ucapan” selamat datang dari Jakarta, untuk dirinya yang merupakan putra rantau dari Makassar. “Saya berharap mahasiswa menjadi lebih termotivasi untuk berkarya dan lebih mengembangkan diri. Kemenangan ini saya persembahkan untuk UIN Jakarta,” tutupnya.

Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN Jakarta, Ahmad Nabil Bintang mengungkapkan, ia sangat mengapresiasi atas kemenangan mahasiswa tersebut, mengingat untuk saat ini UIN sendiri sangat membutuhkan dana untuk bidang delegasi, khususnya untuk lomba- lomba. “Menurut rancangan strategi 2026 UIN ingin menjadi world class uinversity yang salah satu syaratnya adalah mahasiswa berprestasi baik nasional maupun internasional. Bentuk dukungan dari Dema-U untuk mahasiswa berprestasi adalah membentuk posko mahasiswa dan solidaritas dan aksi mahasiswa (Saksi),” ungkapnya. Lebih lanjut Nabil mengatakan, Saksi sendiri bertujuan untuk mencari lomba-lomba di semua bidang untuk tingkatan mahasiswa, baik nasional, regional maupun internasional. Nabil berharap mahasiswa bisa lebih produktif, untuk menyongsong Indonesia Emas di tahun 2045. “Terus begerak karena di setiap gerakan ada keberkahan,” tandasnya.

(Syifa Nurisnaini)

Comments