News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Mari Kenali Amalan-Amalan yang Terdapat dalam Hujan

diposting pada tanggal 8 Okt 2017 10.34 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Berbicara mengenai berbagai macam peristiwa di bumi, maka akan ada banyak sekali peristiwa yang bisa dibicarakan. Peristiwa-peristiwa alam yang terjadi di bumi ada berbagai macam bentuk misalnya hujan, petir, angin topan, munculnya pelangi, aurora hingga pemanasan global, dan masih banyak lagi. Dari berbagai macam peristiwa di bumi, ada satu peristiwa yang seringkali dialami. Peristiwa yang dimaksud adalah hujan.

Di dalam buku “Panduan Amalan Shalih di Musim Hujan” karya Muhammad Abduh Tuasikal mengatakan  pelajaran agama yang telah diajarkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam jelaskan kepada umat Islam adalah sunnah beliau ketika turun hujan. Pertama, berdoa kepada Allah di tengah turunnya hujan, karena ketika itu adalah waktu dikabulkannya doa karena bertepatan turunnya rahmat dari rahmat Allah Azza wa jalla. Kedua, menyukuri nikmat turunnya hujan apabila Allah memberi nikmat hujan, dianjurkan bagi seorang muslim dalam rangka bersyukur kepada-Nya untuk membaca do’a. Ketiga, janganlah mencela hujan.

Sungguh sangat disayangkan sekali, setiap orang sudah mengetahui bahwa hujan merupakan nikmat dari Allah Ta’ala. Namun, ketika hujan dirasa mengganggu aktivitasnya, timbullah kata-kata celaan, “Aduh!! hujan lagi, hujan lagi”. Perlu diketahui bahwa setiap yang seseorang ucapkan, baik yang bernilai dosa atau tidak bernilai dosa dan pahala, semua akan masuk dalam catatan malaikat. Berdo’a setelah turunnya hujan sebagai tanda syukur atas nikmat hujan yang diberikan.


Menurut Sabarti Akhadiah hujan kerap disalahkan sebagai biang penyebab bencana dari banjir, tanah longsor, dan permasalahan lainnya. Padahal, hujan sangat berkhasiat.  Al-Quran setidaknya menyebutkan penamaan hujan ada ada dua, yakni  al-ma’ ath-thahur dan al-ma’ al-furat.  Arti kata dari al-ma’ ath-thahur yaitu air yang suci dan bersih. Ini merujuk ke Surah Al-Furqan ayat 48.  Air hujan menjadi pembersih dan pembasmi kotoran terbaik yang mampu mensterilkan bumi yang tercemar. Proses jatuhnya air hujan pun cukup rumit. Bahkan, jika dibandingkan dengan penelitian ilmuwan mengenai air jernih, maka air yang paling baik  untuk membersihkan adalah dari air hujan. Air hujan disebut pula dengan istilah al ma’ al-furat.  Al-ma’ al-furat berarti air segar dan nikmat untuk diminum. Dijelaskan ilmuwan telah meneliti  air hujan dapat memperbarui organ-organ di dalam tubuh daripada air biasa. air hujan adalah air yang ditujukan untuk menyucikan diri. Air hujan juga dapat dijadikan sebagai sumber energi.

(Shari Ayu)
Comments