News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Memahami Lebih Dalam Puasa Tasu’ah dan Asyura

diposting pada tanggal 10 Okt 2016 07.49 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Puasa Tasu’ah dan puasa Asyura merupakan puasa sunnah. Puasa Tasu’ah yang jatuh di hari 9 Muharram atau 10 Oktober, sedangkan puasa asyura jatuh pada 10 Muharram atau 11 Oktober. Berikut penjelasan menurut civitas akademik, Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) UIN Jakarta.


Dosen FDI, Dr. Ahmad Kusjairi Suhail, MA menjelaskan, puasa tasu’ah dan asyura merupakan puasa sunnah yang dianjurkan dilaksanakan pada bulan Muharram. Disebut tasu’ah dan asyur,  karena bertepatan dengan tanggal sembilan dan 10 Muharram, tasu’ah berarti sembilan dan asyura yang berarti 10, di tahun Hijriyah setiap tahunnya. Pahala melaksanakan puasa tasu’ah dan asyura ialah, sesuai dengan sabda Nabi yughaffiru sanatul maadiyah”, yang artinya Allah mengampuni dosa setahun yg lalu. Beliau menambahkan, pelaksanaan puasa tasu’ah dan asyura bisa di laksanakan tiga hari/ yaitu tanggal 9-11 Muharram, dilaksanakan dua hari ditanggal 9-10, atau di tanggal 10 saja.


Mahasiswa FDI, semester tiga, Dina Fatimah mengungkapkan, dirinya berpuasa tasu’ah pada senin kemarin, selain mengikuti anjuran sunnah yang diperintahkan Nabi Muhammad, Dina juga tinggal di asrama yang mewajibkan untuk berpuasa tasu’ah dan asyura. Dina menambahkan, banyak teman-teman kelasnya yang berpuasa tasu’ah kemarin, dan asyura pada hari ini.

(oleh : juliah)

Comments