News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Memahami Makna Jihad Bersama BNN dan Kesbangpol Tangerang Selatan

diposting pada tanggal 16 Sep 2015 18.43 oleh Radio RDK UIN Jakarta   [ diperbarui15 Okt 2015 15.31 ]
Di hari kedua Pra Orientasi Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (OPAK) 2015, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) menggelar seminar bertema “Pencegahan Penyebab Pemahaman Radikal, Tanggap Kesalahpahaman Makna Jihad Sebagai Aksi Terorisme”, Selasa (25/8/20115). Dengan tema tersebut, panitia OPAK FDIKOM menghadirkan direktur permanas Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat dan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tangerang Selatan. Acara tersebut bertujuan agar para mahasiswa baru bisa memahami dan terhindar dari isu-isu radikalisme yang beranggapan bahwa jihad merupakan sebuah aksi terorisme.

Direktur permanas BNN, Brigjen Siswandi mengatakan, masih banyak orang awam yang belum memahami betul apa arti jihad yang sesungguhnya. Siswandi menambahkan, islam yang sesungguhnya adalah yang lembut tanpa kekerasan. Saat ini, pemikiran radikalisme-lah yang membuat orang berpikir bahwa jihad adalah aksi terosrisme, padahal jihad tidak harus dengan kekerasan.


Salah satu perwakilan Kesbangpol Tangerang Selatan, Ashar mengatakan, antusiasme dari mahasiswa sangat luar biasa. Walaupun pembahasan seminar cukup berat, namun mahasiswa banyak yang memperhatikan. Hal ini terbukti dari banyaknya mahasiswa yang bertanya. (Nia Nadia)


Comments