News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Mengenal Sosok Ummu Salamah dalam Kajian Muslimah

diposting pada tanggal 7 Mei 2017 01.53 oleh Radio RDK UIN Jakarta   [ diperbarui7 Mei 2017 01.59 ]
Peserta Kajian Muslimah sedang berlatih mengahapal Al-Quran dengan isyarat

Menjadi kegiatan rutin Jumat pertama pada setiap bulannya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta kembali menyelenggarakan Kajian Muslimah pada Jumat (5/5) lalu pukul 11.00 hingga 12.30 WIB di teater lantai dua gedung FEB. Masih seperti bulan sebelumnya kajian ini diisi oleh Ustadzah Halimah Alaydrus dan membahas sosok perempuan hebat dalam sejarah Islam. Mengkaji keistimewaan sosok Ummu Salamah istri Rasulullah SAW, Kajian Muslimah dihadiri hampir 200 mahasiswi sembari menunggu jeda ibadah sholat Jumat. Tidak hanya sekedar kajian, terdapat juga pemberian materi menghafal Al-Qur’an dengan isyarat oleh salah satu peserta kajian.

Dalam kajiannya, ustadzah halimah menceritakan sosok Ummu Salamah sebagai salah satu istri Nabi Muhammad SAW yang paling bijak dan sosok istri yang amat menyayangi anak-anak dan suaminya. Sebelum menjadi istri Rasulullah, ia adalah isteri dari Abu Salamah dan ibu dan anak-anaknya, sampai akhirnya Abu Salamah mati syahid dalam medan Perang Uhud.

“Ummu Salamah menjadi isteri sekaligus teman diskusi Nabi Muhammad dalam membuat keputusan yang butuh kebijakan. Dirinya  dikenal sebagai perempuan penyayang dan bijaksana dalam menentukan keputusan,” terang Ustadzah Halimah.

Ia berpesan kepada peserta kajian untuk senantiasa menjadikan Ummu Salamah sebagai panutan menjadi sosok perempuan cerdas dan bijaksana dalam memecahkan masalah. Ustadzah menambahkan, penting bagi seorang muslimah dalam mempertimbangkan berbagai aspek bila hendak membuat keputusan.

Salah satu peserta kajian mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Jurusan Pendidikan Fisika semester empat, Uswatun Amaliah mengungkapkan sudah lebih dari lima kali mengikuti kajian rutin ini. Uswatun mengaku mendapatkan banyak ilmu, selain mengenal  lebih dalam, ia  mengaku belajar banyak dari sikap yang dimiliki Ummu Salamah.

“Saya semakin termotivasi menjadi sosok muslimah yang cerdas dan bijaksana dalam menyelesaikan masalah. Semoga mahasiswi yang mengikuti kajian dapat lebih bijak dan cerdas dalah menentukan keputusan serta mempertimbangkan banyak hal,” pungkasnya.

(Syarifatul Adibah)

Comments