News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Meraih Surga Bersama LDK Syahid

diposting pada tanggal 16 Jul 2017 09.52 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Syarif Hidayatullah (Syahid) UIN Jakarta siap menyelenggarakan Opening Syahid Fair 12 Agustus mendatang. Hendak mengundang Ustad Salim A Fillah dalam kajian, opening syahid fair akan diselenggarakan di Auditorium Harun Nasution. Peserta yang datang kelak, diharapkan dapat menyumbangkan sedikit rezekinya untuk infaq yang akan disalurkan untuk saudara-saudara kita di Palestina dan Suriah. Mengusung tema Kau dan Aku Bersama Meraih Surga acara ini nantinya akan dibuka untuk umum mulai pukul 09.00 hingga 17.30 WIB.

Ketua penyelenggara Syahid fair 2017,  Muhammad Syauqi memaparkan, acara  ini dibuat untuk menyambut dan memperkenalkan LDK Syahid kepada mahasiswa baru (Maba). Syauqi menambahkan, panitia penyelenggara merupakan perwakilan dari tiap-tiap Komisariat Dakwah (Komda). “Pada pelaksanaanya nanti, akan ada galang dana untuk Palestina dan Suriah,” ungkap Syauqi.  Tak hanya itu, syauqi menambahkan akan dibuka open recruitment (Oprec)  bagi maba yang ingin bergabung dengan LDK Syahid. “Menerima semua latar belakang maba selama mereka mau belajar dan berubah, LDK akan dengan senang hati menerima,” ujar Syauqi.

Koordinator fundrising, Ahmad Ruslan Almujaddidi memaparkan, uang infaq yang terkumpul selama syahid fair nanti akan diberikan untuk Palestina melalui lembaga penyaluran amal Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP). Menargetkan nominal Rp 500.000.000,- Ruslan mengaku, beberapa usaha penggalangan dana telah dilakukan seperti bekerjasama dengan Wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk dapat hadir pada rangakian acara. Syahid fair 2017 mengundang segenap komunitas di wilayah Tangsel, Depok dan Jakarta untuk dapat berpartisipasi serta menyebar proposal sponsorship. “Untuk dapat menyentuh seluruh lapisan civitas akademika UIN Jakarta, LDK aktif mempublikasikan Syahir fair melalui media sosial,” tutur Ruslan. Kesulitan sebagai koordinator fundrising sendiri diakui Ruslan terkait mencapai target yang telah disepakati, namun Ruslan mencoba tetap optimis serta realistis dan yakin allah akan memberikan jalan. “Semoga syiar LDK dapat diterima, didengar dan diamalkan oleh mahasiswa serta dapat membawa perubahan pada karakter serta mental sekaligus mengingatkan mahasiswa tentang urgensi keislaman di UIN Jakarta,” jelas Ruslan. Karna bagi ruslan, sebagai universitas islam negeri sudah seharusnya UIN Jakarta menjadi pelopor dalam mencerminkan wajah islam Indonesia.

Syarifatul Adibah

Comments