News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Meriahnya Closing Ceremony PERAK 2017

diposting pada tanggal 17 Sep 2017 03.28 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Ari Lesmana saat menyapa fansnya dalam acara PERAK 2017

Semarak lampu menghiasi malam penuh kebahagiaan dengan sebuah panggung besar yang akan menampilkan dua buah musisi terkenal. Pekan Raya Kesejahteraan Sosial (PERAK) telah menyelenggarakan sebuah Closing Ceremony yang berlangsung pada malam Sabtu (15/09) di Hall Student Center UIN Jakarta yang dimulai dengan open gate pada pukul 16.00 WIB. Closing Ceremony PERAK 2017 dibintangi oleh dua musisi terkenal yaitu Jason Ranti dan Fourtwnty. Penampilan yang dapat mengundang massa banyak mulai terlihat pada pukul 20.00 WIB. Fans dari dua guestar ini, bersorak-sorai memberikan dukungan bagi penampilan dua musisi ini.

Sebuah acara Closing Ceremony yang dirangkai pada akhir dari rangkaian acara yang diselenggarakan oleh PERAK 2017.

Opening Ceremony yang dilakukan di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) telah terselanggara diawal sebagai pembukaan dari serangkaian acara PERAK 2017, kemudian ada juga rangkaian lainnya yaitu diskusi publik yang membahas tentang penderita tuna rungu, dilanjutkan juga dengan Kessos Cup Competition, dan barulah acara Closing Ceremony pada malam hari ini,” ungkap Teguh Ananda sebagai Ketua Pelaksana dalam PERAK 2017 ini.

Tak hanya sampai di situ, menurutnya beberapa hasil dari penjualan tiket konser pada Closing Ceremony akan disumbangkan ke serangkaian acara selanjutnya dari PERAK 2017 agar menjadi lebih berkah yaitu Free Medical Threatment

Ribuan penonton yang terlihat amat antusias dan dipenuhi rasa bahagia karena dapat bertemu dengan idola mereka, tak habis-habisnya mengiringi nyanyian unik dan Jason Ranti yang dibawakan bersama gitar dan harmonica kebanggaannya. Lagu yang dilantunkan dengan dua alat musik itu pun terdengar amat serasi, dengan lagu yang terkesan menyindir kepada politik di Indonesia dan fakta sosial yang ada. Setelah pembawaan dari Jason Ranti usai, penampilan selanjutnya ialah dari Band Indie Fourtwnty. Kericuhan sempat terjadi saat Ari Lesmana mulai memasuki main stage, namun langsung diamankan oleh panitia PERAK 2017 yang bertugas. Lagu-lagu yang dibawakan oleh Fourtwnty ialah diskusi senja, sementara, hitam putih, merah jambu, dan lagu yang amat populer dari Fourtwnty. Salah satu lagu berjudul Zona Nyaman  sempat menjadi soundtrack dari Film Filosofi Kopi Dua.

Dua orang yang merupakan fans berat dari Fourtwnty berpendapat, acara yang diselenggarakan pada malam itu sangat spektakuler. Kekompakan, kebersamaan, kebahagiaan, dan keharuan  tergambar jelas pada wajah dua fans Fourtwnty bernama Rizal dan Fauzan.

“Sebuah apresiasi untuk kakak-kakak panitia PERAK 2017 yang amat sukses menyelenggarakan acara ini,” tutup mereka.

(Radhina Rifa) 

Comments