News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Mewujudkan Sosok Kartini Pada Era Milenium

diposting pada tanggal 7 Mei 2017 02.24 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Prof. Dr. Berna Elya, M.Si., Apt dan Dr. Rika Andiarti, B. Eng., M.Eng., Ph.D 
saat menyampaikan seminar pada sesi pertama

Bertajuk “Kartini Masa Kini, Pembangun Peradaban Madani”, Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Syarif Hidayatullah (Syahid) UIN Jakarta menyelenggarakan Seminar Kartini Millenium pada Sabtu (6/5) pagi di Auditorium Harun Nasution. Melihat momen Hari kartini yang berlangsung April lalu belum habis euforianya, festival kemusliman kegiatan rutin LDK Syahid- kali ini mengangkat kartini millenium sebagai salah satu langkah dakwahnya. Mengundang empat narasumber wanita yang menginterpretasikan sosok kartini millennium yaitu Prof. Dr. Berna Elya, M.Si., Apt dan Dr. Rika Andiarti, B. Eng., M.Eng., Ph.D pada sesi pertama, serta Dr. Furi Kirana, B.Eng., M.Eng, dan Fase Badriah, S.Km., M.Kes., Ph.D pada sesi kedua. sebanyak 200 peserta termasuk perwakilan anggota LDK se-Banten sukses meramaikan seminar kali ini.

Dr. Rika pada seminar nya mengisahkan bagaimana proses perjuangan beliau lahir dan besar di sebuah desa kecil di Sukabumi sampai mampu menamatkan pendidikan strata satu (S1) sampai strata tiga (S3) di Perancis. Deputi Bidang Penerbangan dan Antariksa ini mengungkapkan, mendalami bidang elektro yang didominasi kaum laki-laki tidak membuatnya patah semangat. Kesulitan mengikuti kuliah S1 saat di Perancis menjadi lecutan semangat bagi Rika yang tiada habisnya. Menurutnya, menjadi ibu rumah tangga atau wanita karir adalah sebuah pilihan. Tidak ada yang lebih baik atau buruk antara keduanya karena sejatinya, perempuan memang harus siap terlahir dengan peran ganda. “Yang terpenting seorang perempuan harus bisa memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Rika menjabarkan, emansipasi yang diperjuangkan kartini dulu sesederhana mengupayakan akses pendidikan untuk kaum perempuan agar setara dengan laki-laki. Kebih kompleks, kartini pada era millenium seharusnya mampu menjadi sosok perempuan yang mandiri, kuat, bertanggung jawab, dan profesional dalam perannya di masyarakat.

Penanggung jawab seminar, Cahyatunnisa mengungkapkan pendapatnya tentang sosok kartini pada era millennium. Baginya sosok kartini sangat erat dengan emansipasi dan peradaban perempuan Indonesia. Selain sebagai madrasatul ummah, kartini  millenium adalah sosok perempuan yang mampu secara profesional berperan dalam masyarakat. Sependapat dengan Dr. Rika, menurut Cahya, kartini adalah sosok perempuan yang siap berperan ganda. Selain menjadi ibu bagi anak-anaknya, juga harus mampu berkarya dan mendapat peran sehingga menjadi inspirasi bagi masyarakat.

(Syarifatul Adibah)

Comments