News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Muncul Beberapa Gangguan Menuju Pergantian Semester

diposting pada tanggal 19 Jul 2017 10.26 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Memasuki penghujung waktu semester genap, mahasiswa sudah berlomba-lomba untuk mengurus administrasi perkuliahan. selain itu, mahasiswa rata-rata telah menerima nilai dari mata kuliah yang dijalaninya selama satu semester. Setelah mendapatkan nilai mata kuliah dan mengurus biaya administrasi semester, mahasiswa bersegera untuk mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) atau dapat juga disebut jadwal perkuliahan. Mahasiswa biasanya berburu waktu untuk mengisi (KRS) disebabkan oleh beberapa hal seperti menyesuaikan dengan waktu atau bisa juga memilih dosen yang dianggapnya cocok. UIN Jakarta sendiri telah membuka waktu pembayaran dan pengisian KRS sejak tanggal 18 Juli sampai batas waktunya tanggal 16 Agustus mendatang. Mahasiswa yang ingin membayar dapat mendatangi bank nasional setempat. Namun, terdapat beberapa kendala dalam proses pembayaran administrasi dan pengisian KRS tersebut.

Salah satu mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) semester 2, Ali Akbar mengatakan, ada beberapa hal yang menghambat proses administrasi tersebut saat dirinya ingin membayar semester ke bank setempat, ternyata harus didahulukan untuk ke gedung akademik UIN Jakarta. “Menurut pegawai bank tersebut, terdapat gangguan yang terjadi sehingga harus mendapat surat dari akademik UIN Jakarta,” ungkap Ali. Ali mengeluh, tidak ada instruksi dari awal terkait prosedur tersebut, sebab pada awal semester 2 mahasiswa dapat langsung membayar di bank setempat dan langsung bisa mengisi KRS. “Selain itu, terdapat gangguan juga pada Academic Information System (AIS), tidak bisa mengisi KRS padahal telah membayar semesteran,” tutur Ali. Menurut Ali, dirinya dan teman-temannya khawatir jika tidak segera mengisi KRS, sebab sulit sekali menentukan jadwal kuliah jika kelas yang tersedia telah penuh.

Menyikapi hal tersebut, sedikit klarifikasi disampaikan oleh salah satu dosen Fdikom Kiky Rizki. Kiky mengatakan, terdapat beberapa kemungkinan mengapa hal itu bisa terjadi. “Menurut pengalaman sebagai pegawai di Fdikom UIN Jakarta, bisa jadi masalah tersebut disebabkan karena ada dosen yang belum memberikan nilai sehingga pengisian KRS belum bisa dilakukan,” jelas Kiky. Kemungkinan lainnya, Kiky mengungkapkan AIS mengalami kesalahan atau eror karena banyak sekali yang mengakses, terlebih baru-baru ini UIN Jakarta baru menerima mahasiswa baru. Kiky menyarankan, mahasiswa bersabar dan terus mencoba dan tidak perlu mengkhawatirkannya.

Fathur Alfarizi
Comments